Angin Kencang di Bogor Robohkan Tembok Rumah, Satu Unit Rusak

- Senin, 15 Juni 2026 | 10:10 WIB
Angin Kencang di Bogor Robohkan Tembok Rumah, Satu Unit Rusak

Angin kencang yang disertai hujan ringan menerjang kawasan Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (14/6) kemarin. Akibat terjangan angin tersebut, satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian belakang, tepatnya tembok bangunan jebol tak mampu menahan tekanan angin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi saat hujan dengan intensitas ringan mengguyur wilayah tersebut. “Terjadi hujan dengan intensitas ringan dan disertai angin kencang di wilayah tersebut sehingga mengakibatkan satu unit rumah terdampak di bagian belakang,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Adam menegaskan bahwa dampak material hanya terbatas pada satu unit rumah yang rusak, yang dihuni oleh dua jiwa. “Korban jiwa nihil, korban terdampak satu unit rumah rusak berisi 2 jiwa,” katanya.

Setelah kejadian, warga setempat segera melaporkan kondisi tersebut kepada petugas BPBD untuk mendapatkan penanganan. Berdasarkan hasil analisis sementara, tembok rumah jebol karena konstruksi bangunan tidak menggunakan struktur pengikat atau slip, sehingga lebih rentan terhadap tekanan angin kencang.

Penanganan darurat pun dilakukan dengan menutup bagian tembok yang jebol menggunakan terpal. Adam menambahkan bahwa langkah ini bersifat sementara dan masih diperlukan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. “Dibutuhkan penanganan lanjut dari pihak terkait dikhawatirkan terjadi angin kencang kembali akan menambah kerusakan. Saat ini material bangunan belum dibersihkan, tembokan yang jebol sementara ditutup menggunakan terpal,” pungkasnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar