Juventus Uji Kesiapan Lawan Palermo di Perth Jelang Serie A

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:45 WIB
Juventus Uji Kesiapan Lawan Palermo di Perth Jelang Serie A

Juventus akan menghadapi Palermo dalam laga uji coba pramusim di Perth, Australia, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi ajang persiapan terakhir Bianconeri sebelum mengarungi kompetisi Serie A musim 2026/2027.

Sebelumnya, Juventus mengantongi hasil tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan 1-2 dari Inter Milan pada laga uji coba terakhir. Di sisi lain, Palermo yang kini ditangani Filippo Inzaghi membawa modal hasil imbang serta kemenangan besar 7-0 atas FC Paradiso selama masa pramusim.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan evaluasi mendalam telah dilakukan usai kekalahan dari rival mereka. Pembenahan sikap dan efektivitas lini depan menjadi fokus utama menjelang laga kontra Palermo.

"Palermo adalah tim Serie B, tapi mereka punya banyak pemain yang memahami Serie A dengan baik dan pelatih yang sangat termotivasi," ujar Spalletti.

Spalletti juga memuji kapasitas Inzaghi sebagai juru taktik serta membeberkan kesiapan anak asuhnya, termasuk rencana merotasi penjaga gawang.

"Inzaghi pasti akan menjadi pelatih top. Dia adalah seorang juara sebagai pemain, dan saya juga mengenalnya dengan baik sebagai pribadi, dia sangat rendah humble," ucap Spalletti menambahkan.

Juru taktik asal Italia tersebut menambahkan keputusannya terkait laga yang dinilainya tidak akan berjalan mudah.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, dalam suasana yang indah dengan penonton yang banyak," kata Spalletti.

Dalam keterangan terpisah kepada Sky, Spalletti menanggapi performa tim dan kondisi kebugaran pemainnya sebelum bertanding.

"Ada bagian yang berasal dari diri kami sendiri, dalam sikap itu yang tidak ingin saya lihat lagi. Kami sudah menganalisisnya dengan baik, dengan bersama selama 24 jam ada peluang untuk melakukannya: kami mendalami apa yang terjadi, meski kelelahannya sangat banyak saya berharap melihat hal-hal yang selalu lebih baik dan bahwa pemahaman itu terus tumbuh seiring berjalannya waktu," tutur Spalletti.

Spalletti turut mengonfirmasi rotasi pada lini pertahanan dan penjaga gawang untuk laga persahabatan ini.

"Gatti tidak akan bermain sejak awal, dia mengalami kelelahan otot. Lalu akan dilihat saat pertandingan berjalan, tetapi itu akan menjadi pertimbangan untuk 20 menit atau setengah jam," ujar Spalletti.

Mengenai pergerakan di bursa transfer, timnya tidak mengubah rencana yang telah disusun sejak awal pramusim.

"Di bursa transfer, kami memiliki ide yang sama seperti yang kami miliki di awal, bahkan setelah pertandingan-pertandingan ini idenya tetap sama. Kami terus melangkah di jalur kami sendiri," jelas Spalletti.

Pelatih Bianconeri ini juga mengonfirmasi keputusannya terkait kiper yang akan diturunkan sejak menit pertama.

"Di Gregorio melakukan penyelamatan yang sangat bagus pada babak pertama, lalu dia kurang beruntung pada gol kedua. Melawan Palermo, Perin akan bermain, seperti yang sudah direncanakan. Mereka bermain masing-masing satu babak melawan Chelsea, lalu Di Gregorio 90 menit melawan Inter dan Perin 90 menit melawan Palermo," kata Spalletti.

Spalletti juga mengingatkan timnya untuk lebih efektif dalam memanfaatkan peluang saat berhadapan dengan pertahanan Palermo.

"Kami harus lebih tajam di lini depan. Lawan Inter kami punya peluang, tapi tidak cukup klinis. Palermo akan jadi ujian penting sebelum Serie A dimulai," ucap Spalletti.

Sementara itu, pelatih Palermo Filippo Inzaghi menilai pertandingan melawan klub sekelas Juventus menjadi ajang penting untuk mengukur kekuatan timnya yang menargetkan promosi ke Serie A.

"Juve akan menjadi salah satu tim yang berperan sebagai protagonis di Serie A musim depan," kata Inzaghi.

Inzaghi menyoroti kedalaman skuad lawan usai menyaksikan laga uji coba Bianconeri sebelumnya.

"Pada malam sebelumnya, selain pertandingan, saya melihat pergantian pemain yang mereka lakukan, mereka memiliki skuad yang dalam, pelatih hebat, dan kedatangan (Giovanni) Carnevali di jajaran manajemen juga sangat penting," kata Inzaghi.

Pelatih Palermo tersebut juga memprediksi persaingan ketat di papan atas kasta tertinggi Liga Italia.

"Saya percaya mereka akan bersaing dengan Inter hingga akhir untuk memperebutkan scudetto, meskipun di antara tim-tim besar saya juga ingin memasukkan tim seperti Napoli dan Como," ujar Inzaghi.

Inzaghi menegaskan optimistis timnya dapat bersaing meski menghadapi klub berstatus raksasa.

"Ini akan menjadi kompetisi yang menarik, tetapi saya ulangi bahwa saya melihat Juve sebagai salah satu protagonis," ucap Inzaghi.

Inzaghi menganggap persahabatan ini sebagai dorongan positif bagi skuad asuhannya.

"Kami datang dengan semangat tinggi. Kemenangan besar di pramusim memberi kepercayaan diri, tapi menghadapi Juventus selalu jadi tantangan besar," tutur Inzaghi.

Bergabungnya mantan bek Persib Bandung, Federico Barba, ke Palermo juga tidak lepas dari figur Inzaghi sebagai pelatih kepala.

"Tidak mungkin mengatakan tidak kepada Palermo dan juga tidak mungkin mengatakan tidak kepada pelatih Inzaghi," ucap Barba.

Pemain bertahan tersebut memuji kemampuan sang pelatih dalam membimbing seluruh anggota tim.

"Pelatih adalah seorang pemenang dan jika kami semua berada di sini, itu juga berkat dia," kata Barba.

Barba menambahkan keunggulan Inzaghi dalam membangun mental bertanding para pemainnya.

"Inzaghi adalah sosok yang tahu bagaimana memotivasi dengan sangat baik, tahu bagaimana menyentuh tombol yang tepat, meskipun dalam kasus saya hanya ada sedikit hal yang perlu diyakinkan. Kami semua bersamanya dan bergerak ke arah yang sama," ucap Barba.

Barba turut mengenang masa-masa berkarier di Indonesia sebelum memutuskan kembali berkompetisi di Italia.

"Untungnya, itu merupakan pengalaman yang menyenangkan, saya merasa nyaman. Saya meninggalkan kenangan yang indah, tetapi mereka juga meninggalkan kenangan yang indah bagi saya. Di sana, secara umum, terdapat gairah yang sangat kuat," tutur Barba.

Pertandingan antara Juventus dan Palermo dijadwalkan dapat disaksikan secara langsung oleh publik melalui siaran streaming RANS Entertainment serta platform MDTV.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags