Aldi Taher menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada vokalis band JET, Nic Cester, setelah insiden memeluknya saat konser The Sounds Project. Permintaan maaf itu disampaikan melalui pesan langsung di Instagram.
Dalam pesan tersebut, Aldi menulis, "Greetings, Nic Cester. I want to offer my sincerest apologies for suddenly hugging you on stage during your performance at the Sounsfair Festival in Jakarta." Ia menegaskan bahwa tindakan itu dilakukan secara spontan dan bukan karena kelalaian kru backstage.
Aldi mengaku sudah mengidolakan Nic Cester sejak SMA dan kerap membawakan lagu-lagu JET. Baginya, musik JET menjadi penyemangat, terutama sebagai penyintas kanker. Ia juga berterima kasih karena Nic sempat menyuarakan dukungan untuk Palestina.
Di sisi lain, Aldi merasa senang bisa bertemu langsung dengan idolanya. Ia mendoakan yang terbaik untuk Nic dan keluarga, serta menutup pesan dengan, "Thank you for performing in Jakarta. Best regards to your family--keep on rocking, and long live a free Palestine. Stop the oppression."
Aldi juga meminta maaf kepada pihak The Sounds Project dan tim backstage yang bertugas saat JET tampil. Mantan suami Dewi Perssik itu menyadari perbuatannya berlebihan. "Perform band JET kalian sudah sangat profesional kerusak gara-gara kebodohan gue. Asli gue norak banget dan lebay banget mengekspresikan diri gue," tulisnya.
Meski mendapat kritik, Aldi mengaku menjadikan kejadian ini pelajaran berharga. "Jadi pelajaran berharga banget buat gue supaya lebih bijak lagi ke depannya. Sekali lagi minta maaf ya teman-teman," ujarnya.
Sementara itu, Nic Cester melalui Instagram Story membagikan video penampilan JET di The Sounds Project yang memperlihatkan momen Aldi memeluknya.
Artikel Terkait
Kontroversi Hafalan Surat Ad-Duha dan Hadiah Miras: Kritik atas Gimmick yang Menyinggung
Rumah MC Challenge Hafalan Al-Quran di Ancol Didatangi Massa, Polisi: Salah Alamat
Aldi Taher Minta Maaf Usai Terobos Panggung JET dan Peluk Nic Cester
Viral Challenge Hafal Ayat Suci di Booth Miras, Polisi Selidiki dan Gubernur Minta Tindakan Tegas