Seorang petugas keamanan di kawasan perumahan Kota Wisata, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang. Peristiwa itu dipicu oleh penolakan korban saat dimintai uang untuk membeli minuman keras atau miras.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri, Ipda Rudolf Pasaribu, mengungkapkan bahwa insiden tersebut bermula ketika para pelaku mendatangi lokasi tempat korban bertugas. Mereka meminta sejumlah uang untuk menambahi pembelian minuman keras.
“Jadi kronologinya itu pelaku datang ke lokasi, minta uang untuk menambahi beli minuman keras,” kata Rudolf kepada awak media, Rabu (10/6/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (8/6) malam. Korban, yang saat itu tengah menjalankan tugas jaga, memilih untuk tidak memberikan uang yang diminta. Penolakan tersebut didasari oleh kekhawatiran bahwa permintaan serupa akan terus berulang di kemudian hari jika dikabulkan.
“Tapi sama sekuriti itu tidak diberikan karena menurut korban sekuriti peruntukannya untuk beli minuman keras, dia nggak mau memberikan, dan dikhawatirkan kalau sekali dikasih nanti terus-terusan minta seperti itu,” tutur Rudolf menjelaskan pertimbangan korban.
Penolakan tersebut sontak membuat para pelaku emosi dan kemudian melakukan aksi pengeroyokan terhadap petugas keamanan yang tengah menjalankan tugasnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam aksi brutal tersebut.
Artikel Terkait
Empat Prajurit TNI Divonis Ringan karena Jujur dan Menyesal dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
DPR-Pemerintah Rumuskan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga Pertamax
BMKG Proyeksikan Puncak Kemarau 2026 pada Agustus, 48,84 Persen Wilayah Indonesia Terdampak
Polisi Masih Buru Empat Pelaku Pengeroyokan Satpam di Perumahan Kota Wisata Bogor