Jokowi Beri Finger Heart saat Anak Muda Nyanyikan Mas Bahlil Ganteng di Depan Rumahnya

- Senin, 01 Juni 2026 | 05:45 WIB
Jokowi Beri Finger Heart saat Anak Muda Nyanyikan Mas Bahlil Ganteng di Depan Rumahnya

Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali menunjukkan kedekatannya dengan generasi muda melalui gestur sederhana yang viral. Saat sekelompok anak muda bernyanyi riang membawakan lagu "Mas Bahlil Ganteng" di depan kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jokowi sapaan akrabnya ikut meramaikan suasana dengan memberikan isyarat "finger heart" atau hati dari jari. Momen spontan itu langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai lini masa.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus menilai bahwa aksi Jokowi mencerminkan kemampuannya menjangkau semua kalangan, termasuk anak muda. "Menunjukkan bahwa Pak Jokowi ada juga ternyata di hati anak muda, itu positif. Tentu suasana lain dari pada yang lain, luar biasa, menyentuh. Ternyata rumah beliau dan beliau menyentuh semua kalangan," ujarnya kepada wartawan pada Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Bestari, peristiwa langka ini bukan sekadar hiburan, melainkan bukti bahwa mantan kepala negara tersebut tetap relevan dengan dinamika sosial. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk turut serta bernyanyi bersama anak-anak muda di depan rumah Jokowi. "Ini peristiwa langka dan luar biasa," imbuhnya.

Di sisi lain, Bestari menyoroti kebiasaan Jokowi yang selalu mengikuti perkembangan tren di media sosial. Kemampuan ini, menurutnya, membuat Jokowi mampu merespons dengan cepat apa pun yang sedang viral. "Pak Jokowi itu melek IT juga ya, artinya melek medsos. Beliau suka melihat yang sedang berkembang di dunia medsos. Saya kira beliau bukan orang yang tidak update," jelas Bestari.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa Jokowi tidak hanya mengikuti isu politik, tetapi juga berbagai hal lain yang diminati anak muda. "Beliau sangat update terhadap situasi-situasi baik, urusan anak muda, atau wawancara perfilman dan sebagainya. Tidak selalu harus politik dengan beliau," pungkasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar