Derry City akan menjamu CSKA Sofia dalam laga leg kedua babak kualifikasi pertama Liga Europa UEFA di Stadion Ryan McBride Brandywell, Kamis malam. Tertinggal agregat 3-2 setelah kekalahan tipis di Sofia, tim asuhan Tiernan Lynch harus menang setidaknya dengan selisih satu gol untuk memaksa perpanjangan waktu atau langsung lolos.
Manajer Derry City, Tiernan Lynch, menegaskan bahwa pasukannya tidak perlu gentar menghadapi wakil Bulgaria tersebut. "Saya tidak akan duduk di sini dan bersikap arogan karena kami belum cukup berbuat untuk itu," ujarnya. Lynch menilai pemahaman taktik dari laga pertama menjadi modal penting untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.
"Yang harus kami lakukan adalah memahami area di mana kami bisa mengeksploitasi mereka, sekarang kami punya lebih banyak pengetahuan tentang personel mereka," kata Lynch. Tim tamu sempat memberikan kejutan taktis yang tidak diantisipasi pada pertemuan pertama. "Secara teknis mereka tim yang sangat bagus. Ada beberapa pemain yang kami perkirakan akan bermain tapi tidak dimainkan. Kami mungkin terkejut dengan formasi yang mereka mainkan. Itu bukan formasi yang kami harapkan," jelas Lynch.
Lynch berharap para pemainnya bisa tampil lebih tenang dan memanfaatkan atmosfer intimidatif dari tribune penonton. "Jadi siapa yang tahu apa yang akan mereka bawa pada Kamis nanti. Ada beberapa elemen dalam permainan kami yang harus diperbaiki. Kami perlu menunjukkan sedikit lebih percaya diri dan ketenangan. Semoga di kandang, dengan dukungan suporter sendiri, faktor intimidasi yang saya pikir akan dibawa Brandywell, kami akan bermain dengan penuh keyakinan," tambahnya.
Perbedaan kekuatan finansial dan infrastruktur yang mencolok dengan CSKA Sofia tidak dinilai sebagai penghalang. "Kedua tim dan klub lihat saja stadion baru yang mereka bangun. Perbedaan klub dalam hal ukuran, gengsi, gaji, dan nilai uang yang menyertainya, tapi saat di lapangan itu 11 lawan 11. Saya terus memberi tahu para pemain, tanpa tidak hormat pada CSKA, mereka bukan Barcelona," tegas Lynch.
Performa apik pada 30 menit terakhir di Sofia dianggap sebagai bukti kemampuan tim Irlandia Utara ini di level Eropa. "Kami melihat selama 30 menit terakhir pertandingan Kamis lalu bahwa kami bisa bermain di level ini dan bersaing. Sangat penting kami tidak menunjukkan rasa tidak hormat, tapi juga penting kami mencoba memaksakan permainan kami," ujar Lynch.
Tanpa beban berat, Derry City diharapkan bisa bermain lepas. "Pasti ada hal yang kami rasa bisa dan harus kami lakukan lebih baik. Ingat juga banyak pemain kami yang baru pertama kali bermain di Eropa. Sekarang beban itu hilang, saya pikir tidak ada tekanan besar di pundak kami. Kami bisa menikmati pertandingan di depan fans sendiri. Selama kami memberikan 100 persen, saya pikir kami akan baik-baik saja," tutur Lynch.
Keberhasilan mencuri gol di menit-menit akhir leg pertama menjadi landasan penting. "Pasti ada area yang kami rasa bisa kami eksploitasi dan kami akan menyulitkan mereka. Ini di tangan kami sejauh yang saya tahu. Gol terakhir itu memberi kami pijakan. Sesuatu untuk dipegang dan dikejar. Ini soal mengelola pertandingan," pungkas Lynch.
Derry City juga dituntut cerdas mengontrol emosi. "Para fans akan ada di sana dan suasananya akan luar biasa. Anda pasti ingin bermain agresif dan menekan mereka. Kami harus mengelola situasi itu. Anda tidak bisa memenangkan pertandingan dalam 10 menit pertama, tapi Anda bisa kehilangannya. Ini soal bermain dengan kepala dan hati," tegas Lynch.
Kebisingan suporter CSKA Sofia pada leg pertama diharapkan bisa dibalas oleh suporter tuan rumah. "Faktor intimidasi yang dibawa fans mereka dan betapa berisiknya mereka. Saya pikir anak-anak kami mengelola itu dengan brilian. Sangat penting fans kami membalas. Ini lapangan yang lebih kecil, lebih sempit, langsung di hadapan Anda, dan saya pikir semakin intimidatif kami membuatnya, akan semakin baik bagi kami," ucap Lynch.
Di kubu lawan, CSKA Sofia yang dipimpin Hristo Yanev tidak diperkuat dua pemain internasional Belarusia, Fyodor Lapoukhov dan Maks Ebong, akibat masalah visa Inggris yang belum rampung.
Artikel Terkait
Dynamo Kyiv Incar Kemenangan di Kandang Universitatea Cluj pada Leg Kedua Kualifikasi Liga Europa
Derry City Yakin Balikkan Keadaan Hadapi CSKA Sofia di Leg Kedua Liga Europa
CSKA Sofia vs Derry City: Duel Kualifikasi Liga Europa yang Penuh Kenangan dan Ambisi
Qarabag vs Vestri: Duel Perdana di Kualifikasi Liga Europa