Rubio: Pengumuman Perundingan AS-Iran untuk Akhiri Konflik Bersenjata Bisa Segera Terungkap

- Senin, 25 Mei 2026 | 16:50 WIB
Rubio: Pengumuman Perundingan AS-Iran untuk Akhiri Konflik Bersenjata Bisa Segera Terungkap

Meskipun tidak memberikan konfirmasi tegas terhadap laporan media tentang kemajuan signifikan dalam perundingan, Rubio mengakui adanya perkembangan substansial di meja perundingan. Ia merujuk pada isu pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai salah satu poin utama yang tengah dibahas, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator. “Ada hal yang cukup solid di atas meja terkait kemampuan mereka untuk membuka selat, membuat selat dibuka, memasuki negosiasi yang sangat nyata, signifikan, dan dengan waktu terbatas mengenai masalah nuklir,” ujar Rubio.

Rubio menekankan bahwa pekerjaan diplomatik masih berlangsung dan pihaknya optimistis terhadap hasil yang akan dicapai. “Kami pikir mungkin akan ada sejumlah kabar nanti malam, mungkin hari ini,” katanya saat berbicara di hadapan awak media. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela kunjungan kerja selama empat hari ke India, yang menjadi agenda diplomatik utama pejabat tinggi AS tersebut.

Sementara itu, Rubio menegaskan bahwa Presiden Donald Trump tidak akan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ia menyatakan bahwa pemerintahan AS berkomitmen untuk memberikan ruang bagi diplomasi untuk berhasil sebelum mempertimbangkan opsi-opsi lain. “Seperti yang dikatakan Presiden, dia tidak terburu-buru; dia tidak akan membuat kesepakatan yang buruk. Maksud saya, Presiden tidak akan membuat kesepakatan yang buruk. Jadi mari kita lihat apa yang terjadi. Kita akan memberikan diplomasi setiap kesempatan untuk berhasil sebelum kita mengeksplorasi alternatifnya,” jelas Rubio.

Pernyataan ini menandai sikap hati-hati namun optimistis dari Washington dalam menangani salah satu krisis geopolitik paling rumit di kawasan Timur Tengah. Dengan mediasi Pakistan, kedua negara tampak berupaya merumuskan kerangka kerja yang dapat mengakhiri konflik, meskipun masih terdapat sejumlah rintangan teknis dan politis yang harus diatasi. Publik internasional kini menanti apakah kabar yang diisyaratkan Rubio akan membawa angin segar bagi stabilitas regional dan keamanan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar