Sapi Kurban Presiden Prabowo di Balikpapan Berbobot 1,05 Ton, Dinyatakan Sehat dan Bertanduk Sempurna

- Senin, 25 Mei 2026 | 09:30 WIB
Sapi Kurban Presiden Prabowo di Balikpapan Berbobot 1,05 Ton, Dinyatakan Sehat dan Bertanduk Sempurna

Seekor sapi jenis simental charolais dengan bobot lebih dari satu ton resmi terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi jumbo tersebut telah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih, memastikan bahwa sapi berusia empat tahun itu dalam kondisi seratus persen sehat dan memenuhi syarat untuk disembelih. “Kami jamin sapi berusia empat tahun dari bantuan Presiden Prabowo untuk warga Balikpapan ini 100 persen sehat, bebas dari segala jenis penyakit menular, dan memenuhi syarat mutlak untuk kurban,” ujarnya di Balikpapan, Senin.

Sapi bernama Bison itu memiliki bobot mencapai 1,05 ton dan telah lolos uji klinis serta pemeriksaan kesehatan hewan secara ketat oleh dokter hewan. Dari hasil pemeriksaan, diterbitkan pula Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang menyatakan sapi tersebut bebas dari berbagai penyakit menular.

Wahyuningsih mengapresiasi keberhasilan peternak lokal di RT 13, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, yang mampu memproduksi sapi dengan standar kualitas nasional. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas peternakan di Kota Balikpapan mengalami peningkatan yang signifikan.

Sementara itu, Anita, pemilik MWC Farm yang merawat Bison, menjelaskan bahwa sapi tersebut awalnya didaftarkan untuk seleksi kurban kepresidenan sekitar satu setengah bulan lalu dengan bobot awal 973 kilogram. Selama proses kurasi intensif oleh kementerian terkait dan Sekretariat Negara secara daring, bobot sapi bertanduk sempurna itu melonjak drastis hingga mencapai 1.050 kilogram saat penimbangan akhir digital.

“Rahasia pertumbuhan yang cepat tersebut terletak pada kedisiplinan perawatan harian yang ketat dalam satu tahun terakhir, meliputi mandi dua kali sehari, pemberian pakan jomboran dua kali sehari, rumput tiga kali sehari, serta pemberian vaksin dan vitamin berkala,” ujar Anita.

Ia menambahkan bahwa salah satu syarat wajib dari Sekretariat Negara adalah kondisi fisik sapi harus bertanduk utuh, kokoh, dan sempurna tanpa cacat sedikit pun, selain aspek bobot dan kesehatan prima. Sapi tersebut akan ditempatkan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), untuk kemudian disembelih pada momentum Hari Raya Iduladha dan seluruh dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar