Pegawai KFC Nyaris Dihakimi Massa Usai Kedapatan Copot HP di Acara Vespa Bogor

- Minggu, 24 Mei 2026 | 21:50 WIB
Pegawai KFC Nyaris Dihakimi Massa Usai Kedapatan Copot HP di Acara Vespa Bogor

Seorang pria berinisial FZP (25) alias Febi nyaris menjadi bulan-bulanan massa setelah kedapatan melakukan aksi pencopetan di tengah keramaian acara klub motor vespa yang digelar di sebuah mal di Sukaraja, Kabupaten Bogor. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai KFC dan berasal dari Senen, Jakarta Pusat, itu berhasil diamankan petugas setelah panitia acara melakukan pemeriksaan badan secara mendadak. Dari tangan tersangka, polisi menyita tiga unit telepon genggam milik korban yang dilaporkan hilang.

Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat mengungkapkan bahwa pengamanan terhadap Febi terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sore, tepat saat panitia tengah melakukan pemeriksaan terhadap setiap pengunjung yang keluar dari lokasi acara. Langkah tersebut diambil setelah banyak penonton melaporkan kehilangan ponsel mereka yang diduga dicopet di tengah kerumunan.

“Dikarenakan banyaknya laporan handphone yang hilang, sehingga panitia melakukan body checking. Tiba-tiba saat dilakukan penggeledahan, ditemukan salah satu penonton yang kedapatan membawa handphone hasil curian,” kata Ade dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Penemuan barang bukti itu langsung memicu kemarahan pengunjung lain yang merasa dirugikan. Ade menambahkan bahwa sempat terjadi keributan ketika massa yang kesal berusaha menghakimi pelaku di tempat. Namun, petugas keamanan segera mengamankan Febi ke kantor sekuriti mal sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Situasi semakin memanas saat pelaku dibawa keluar lokasi menggunakan mobil patroli. Massa yang mengetahui keberadaan Febi di dalam kendaraan sempat mengejar dan mencoba melakukan tindakan main hakim sendiri. “Saya ada di dalam mobil itu juga saat itu. Akan tetapi tetap ada beberapa yang mencoba mengejar mobil patroli sehingga ada beberapa bagian kendaraan yang rusak,” ujar Ade.

Beruntung, aparat berhasil menghalau amukan massa dan mengevakuasi pelaku ke Polres Bogor untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta jaringan pencopetan yang lebih luas di balik aksi tersangka.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler