Sepuluh Sekolah di Sulsel Berlaga di Lomba Baris Berbaris MPR RI, Perkuat Nasionalisme Generasi Muda

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:20 WIB
Sepuluh Sekolah di Sulsel Berlaga di Lomba Baris Berbaris MPR RI, Perkuat Nasionalisme Generasi Muda

Sebanyak sepuluh sekolah tingkat SMA dan sederajat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengikuti Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI tingkat provinsi yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Kompleks SKPD Kabupaten Sidrap pada Sabtu, 23 Mei 2026, itu dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI, Heri Herawan.

Dalam sambutannya, Heri menegaskan bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi baris-berbaris biasa. Menurutnya, LKBB-PB merupakan bagian dari strategi MPR RI untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.

“Melalui penyelenggaraan LKBB-PB ini, MPR RI berupaya menguatkan pilar-pilar kebangsaan dan kecintaan kepada tanah air, sekaligus membentuk karakter generasi muda Indonesia yang disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia sebagai syarat keberlangsungan Indonesia yang demokratis dan berkeadaban,” ujar Heri dalam keterangannya.

Ia juga menyampaikan pesan kebangsaan kepada para peserta agar tidak menjadi generasi yang apatis terhadap kondisi bangsa. Menurutnya, masa depan Indonesia sangat bergantung pada keberanian dan kepedulian generasi muda saat ini.

“Persatuan negeri ini tidak akan bertahan kalau generasi muda memilih cuek dan apatis. Justru di tangan anak-anak muda, perbedaan suku, agama, dan budaya dapat diolah menjadi energi pemersatu, bukan menjadi tembok pemisah,” katanya.

Heri menilai nasionalisme harus terus dirawat melalui proses yang berkelanjutan. Karena itu, kegiatan LKBB-PB dinilai menjadi salah satu ruang pembinaan karakter sekaligus sarana memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan pelajar.

“Nasionalisme bukan proses instan dan tidak lahir di ruang hampa. Ia harus terus dipupuk, dirawat, dan dijaga agar tetap hidup dalam sanubari setiap anak bangsa,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan perlombaan tersebut sebagai momentum untuk belajar disiplin, bekerja keras, dan memiliki cita-cita besar demi kemajuan Indonesia di masa mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang, Andi Rahmat Saleh, menyampaikan apresiasi kepada MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sarat nilai edukatif dan kebangsaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan yang sangat positif dan penuh nilai kebangsaan ini,” ujar Andi Rahmat.

Menurutnya, LKBB-PB harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Ia menyebut lomba tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda, khususnya dalam aspek kedisiplinan, persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air.

Ia mengatakan, pelatihan baris-berbaris dan pengibaran bendera tidak hanya membentuk kemampuan fisik peserta, tetapi juga membangun mental dan jiwa kepemimpinan para pelajar.

“Para pelajar tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga ditempa mentalnya agar memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, kekompakan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Andi Rahmat juga menilai kegiatan seperti LKBB-PB sangat relevan dengan tantangan generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini. Menurut dia, generasi muda membutuhkan ruang pembinaan karakter yang mampu memperkuat nilai kebangsaan dan semangat persatuan.

Ia pun menyampaikan kebanggaannya karena Kabupaten Sidrap dipercaya menjadi pusat pelaksanaan LKBB-PB tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini.

“Kehadiran para peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa generasi muda Sulawesi Selatan memiliki semangat kompetitif, jiwa nasionalisme, dan dedikasi tinggi dalam menjaga kehormatan daerah serta bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Rahmat juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai sarana belajar, memperluas persahabatan, meningkatkan sportivitas, dan memperkuat rasa percaya diri.

“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam kompetisi. Yang paling utama adalah nilai-nilai yang diperoleh, seperti pembentukan karakter, mental disiplin, dan pengalaman berharga selama mengikuti perlombaan,” katanya.

Selain itu, ia turut mengapresiasi para guru, pelatih, pembina, dan ofisial yang telah mendampingi peserta dengan penuh dedikasi.

Kegiatan LKBB-PB MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini nantinya akan menjadi ajang seleksi untuk menentukan wakil Sulawesi Selatan pada kompetisi tingkat nasional. Seleksi tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Konstitusi Tahun 2026 di halaman Gedung MPR RI, Jakarta, pada Agustus mendatang.

Pemerintah daerah berharap peserta terbaik yang terpilih nantinya mampu membawa nama baik Sulawesi Selatan di tingkat nasional dengan menunjukkan kualitas, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang membanggakan.

Adapun sepuluh sekolah yang menjadi peserta adalah SMAN 12 Luwu, SMAN 1 Jeneponto, SMAN 1 Maros, SMAN 1 Pangkep, SMAN 2 Sidenreng Rappang, SMAN 13 Bone, SMAN 7 Wajo, MAN 1 Kota Parepare, SMAN 1 Tana Toraja, dan SMAN 10 Gowa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Sidrap, perwakilan Kodim 1420 Kabupaten Sidrap, perwakilan Polres Sidrap, para pejabat administrator dan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sidrap M. Arsul, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Patriadi beserta jajaran, serta seluruh pembina dan dewan juri.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar