Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memastikan dirinya tidak akan hadir dalam pesta pernikahan putra sulungnya, Donald Trump Jr., yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Bahama. Alasan yang dikemukakan adalah situasi kenegaraan yang memaksanya untuk tetap berada di Washington, D.C.
Keputusan itu disampaikan langsung oleh Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Jumat (22/5/2026) waktu setempat. Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa konflik yang sedang berlangsung dengan Iran menciptakan "waktu yang tidak tepat" untuk meninggalkan ibu kota negara.
"Meskipun saya sangat ingin bersama putra saya, Don Jr., dan anggota terbaru Keluarga Trump, calon istrinya, Bettina, keadaan yang berkaitan dengan pemerintah, dan kecintaan saya pada Amerika Serikat, tidak memungkinkan saya untuk melakukannya," tulis Trump dalam unggahannya.
Ia menambahkan bahwa dirinya merasa penting untuk tetap berada di Gedung Putih selama periode yang disebutnya sebagai masa krusial. "Selamat kepada Don dan Bettina!" pungkasnya.
Sementara itu, Gedung Putih secara resmi mengumumkan perubahan jadwal perjalanan presiden. Trump batal mengunjungi resor golf miliknya di New Jersey dan memilih untuk bertahan di Washington tanpa memberikan penjelasan rinci mengenai apa yang dimaksud dengan "periode penting" tersebut.
Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik, di mana negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah dilaporkan mencapai titik genting. Meski demikian, Trump tidak secara eksplisit menghubungkan ketidakhadirannya di pesta pernikahan dengan perkembangan situasi geopolitik tersebut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Serahkan Sapi Kurban di Masjid Istiqlal pada Idul Adha 1447 H
Polisi Bekuk 16 Pelaku Begal dalam Tiga Hari, Hoaks Model ADV Perkeruh Situasi Keamanan Jakarta
Pengendara Motor di Bogor Nekat Melaju Gaya Superman Demi Angkut Tumpukan Es Batu
Pemadaman Listrik di Sumut Berlangsung Lebih dari 12 Jam, Sejumlah Wilayah Masih Gelap