Putin dan Xi Bahas Proyek Pipa Gas Power of Siberia 2 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

- Rabu, 20 Mei 2026 | 20:20 WIB
Putin dan Xi Bahas Proyek Pipa Gas Power of Siberia 2 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping kembali menghidupkan rencana strategis pembangunan pipa gas yang selama ini tertunda, menandai babak baru dalam kerja sama energi kedua negara. Agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh media internasional pada Kamis (20/5/2026), adalah isu keamanan energi di kawasan. Sejumlah analis sebelumnya memperkirakan bahwa Putin akan mengangkat kembali proyek pipa gas raksasa yang dikenal dengan nama Power of Siberia 2.

Proyek tersebut merupakan jalur pipa yang dirancang untuk menghubungkan langsung pasokan gas Rusia dengan kebutuhan energi China. Namun, realisasi proyek ini sempat terhenti akibat perselisihan harga dan kekhawatiran China terhadap ketergantungan yang terlalu besar pada satu negara pemasok energi. Di sisi lain, China tercatat telah mengimpor minyak dan gas dalam jumlah besar dari Rusia, menjadikan hubungan energi bilateral ini semakin kompleks.

Putin berharap bahwa eskalasi konflik di Iran serta penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan dapat mengubah pandangan Beijing terhadap proyek tersebut. Situasi geopolitik yang tidak menentu di Timur Tengah, menurut kalkulasi Kremlin, akan mendorong China untuk mencari jalur pasokan energi yang lebih stabil dan aman melalui daratan. Dengan demikian, Power of Siberia 2 dianggap sebagai solusi strategis di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, Putin telah tiba di Bandara Beijing pada pukul 23.15 waktu setempat, Selasa (19/5). Kedatangannya disambut oleh Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, serta perhelatan kelompok musik dari angkatan bersenjata sebagai bentuk penghormatan kenegaraan. Sambutan tersebut menandakan pentingnya kunjungan ini dalam memperkuat aliansi strategis kedua negara di tengah dinamika politik dan ekonomi dunia yang semakin menantang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini