Menteri Desa Pastikan Bantuan Pengembangan Potensi Desa di Kupang Mulai 2027

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 04:30 WIB
Menteri Desa Pastikan Bantuan Pengembangan Potensi Desa di Kupang Mulai 2027

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, memastikan program bantuan pengembangan potensi desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, akan mulai direalisasikan pada awal tahun 2027. Saat ini, pemerintah tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan perangkat desa setempat sebagai langkah awal persiapan.

Proses sosialiasi itu direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026. Dalam kunjungan kerjanya, Yandri bersama tim langsung menyambangi Kecamatan Kupang Barat untuk meninjau sejumlah desa wisata dan beberapa desa alternatif yang dinilai memiliki potensi pengembangan yang signifikan.

“Kami melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan bantuan pemerintah,” ungkap Yandri.

Program dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ini difokuskan pada pengembangan beberapa sektor, antara lain desa petelur, desa pedaging, dan desa wisata. Menurut Yandri, Kabupaten Kupang juga memiliki peluang besar untuk menjadi kawasan desa ekspor. Hal ini didukung oleh kualitas rumput laut yang sangat baik, terutama yang dihasilkan di wilayah Kupang Barat.

Di sisi lain, pemerintah juga mengidentifikasi potensi pengembangan desa buah-buahan. Hasil pertanian dari desa-desa tersebut dinilai mampu mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis. Yandri menambahkan, hasil produksi dari berbagai desa itu nantinya berpotensi ditingkatkan hingga memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

Yandri menjelaskan, program ini telah dibahas bersama Gubernur NTT, Melki Laka Lena, serta para bupati di wilayah Nusa Tenggara Timur. Pemerintah pusat berharap setiap desa segera mengajukan proposal pengembangan potensi masing-masing.

“Kami berharap setiap desa mulai mengajukan proposal pengembangan potensi desa masing-masing,” kata Yandri.

Proposal yang diajukan nantinya akan melalui proses evaluasi oleh pemerintah pusat. Bantuan baru akan diberikan kepada desa-desa yang proposalnya dinilai sesuai dengan kriteria dan sejalan dengan program nasional pengembangan desa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar