Persebaya Surabaya mencatat kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Namun, di balik pesta gol itu, pelatih Bernardo Tavares justru menyimpan sejumlah catatan kritis yang harus segera dibenahi.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa skor besar tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya laga. “Skornya memang besar, tetapi pertandingannya tidak semudah itu,” ujarnya.
Statistik menunjukkan Persebaya mendominasi efektivitas serangan meskipun hanya menguasai bola sebesar 49 persen. Dari 19 tembakan yang dilepaskan, sepuluh di antaranya mengarah tepat ke gawang. Tim berjuluk Bajul Ijo itu juga mencatatkan 12 kreasi peluang dan 47 umpan sukses ke area sepertiga akhir pertahanan lawan.
Dominasi itu semakin terlihat setelah jeda babak pertama. Setelah unggul dua gol, Persebaya tampil agresif di paruh kedua dan menutup laga dengan tujuh gol tanpa balas. Meski demikian, Tavares menyoroti menurunnya reaksi pemain saat kehilangan bola pada 10 hingga 15 menit terakhir babak pertama.
“Kami tidak cukup bagus dalam reaksi ketika kehilangan bola pada 10 sampai 15 menit terakhir babak pertama. Kalau itu terjadi lagi saat lawan Persik, kami bisa mendapat masalah,” tegasnya.
Menurut Tavares, gol ketiga dan keempat menjadi momentum yang benar-benar mematikan perlawanan Semen Padang. Setelah itu, permainan praktis sepenuhnya berada dalam kendali Persebaya. Namun, kemenangan besar itu tidak lantas membuatnya berpuas diri.
“Sekarang fokus kami recovery dan melihat kondisi pemain. Beberapa pemain belum 100 persen fit. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terlena,” katanya.
Di tengah euforia kemenangan, Tavares juga menunjukkan rasa hormat kepada Semen Padang. Ia berharap tim berjuluk Kabau Sirah itu segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
“Saya sangat menghormati Semen Padang. Indonesia membutuhkan tim seperti mereka di kompetisi tertinggi, apalagi dengan stadion baru dan atmosfer yang bagus,” ucapnya.
Artikel Terkait
Arne Slot Yakin Bertahan di Liverpool Musim Depan Meski Gagal Raih Trofi
Libur Panjang Akhir Pekan, Warga Jakarta Padati Tebet Eco Park dan Ragunan
Persaingan Empat Besar BRI Super League Memanas, Persebaya Kokoh di Puncak
Mahasiswa Untan Edit Foto Teman Pakai Deepfake Jadi Konten Tak Senonoh, DPR Desak Sanksi Tegas