Juara dunia tinju kelas berat pemegang sabuk WBC, WBA, dan IBF, Oleksandr Usyk, tengah memasuki fase krusial dalam kariernya. Petinju asal Ukraina itu dilaporkan mengintensifkan persiapan fisik demi menghadapi tantangan unik dari legenda kickboxing, Rico Verhoeven, dalam duel yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei mendatang di Piramida Giza, Mesir.
Berdasarkan pernyataan resmi World Boxing Council (WBC), Usyk telah mengubah kamp pelatihannya menjadi benteng intensitas maksimum. Langkah ini diambil mengingat besarnya pertaruhan dalam laga tersebut. Bagi Usyk, pertarungan di Mesir bukan sekadar upaya mempertahankan gelar, melainkan babak pertama dari rangkaian tiga pertarungan terakhir sebelum ia memutuskan gantung sarung tinju.
“Oleksandr Usyk telah meningkatkan intensitas sesi latihannya, menyadari besarnya tantangan yang ada di depannya,” tulis WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin (12/5/2026).
Usyk, yang dikenal dengan kelincahan dan teknik tingkat tinggi, tidak ingin meremehkan detail sekecil apa pun. Setelah sukses menghentikan Daniel Dubois pada ronde kelima di Stadion Wembley pada Juli 2025 lalu, petinju tak terkalahkan ini kini membidik kemenangan ke-25 dalam karier profesionalnya.
Di sisi lain, Rico Verhoeven bukanlah lawan sembarangan. Meski datang dari disiplin kickboxing, petarung asal Belanda berusia 36 tahun ini merupakan ikon olahraga bela diri. Verhoeven baru saja melepaskan gelar juara Glory Kickboxing Heavyweight setelah mendominasi tanpa terkalahkan selama 11 tahun terakhir.
Pertarungan ini dikategorikan sebagai pertahanan gelar secara sukarela oleh Usyk. Meskipun ia sempat melepaskan sabuk WBO yang kini dipegang oleh Fabio Wardley, ambisi Usyk untuk tetap berada di puncak rantai makanan kelas berat dunia tetap membara.
Lokasi pertandingan di Piramida Giza menambah kesan megah dan bersejarah pada duel ini. Publik tinju dunia menantikan apakah kelincahan teknis Usyk mampu meredam kekuatan fisik dan pengalaman tempur dua dekade milik Verhoeven di atas ring tinju konvensional.
Duel ini diprediksi akan menjadi salah satu acara olahraga terbesar tahun 2026, mempertemukan dua disiplin bela diri berbeda dalam satu panggung tinju dunia kelas berat. (Ant/Z-1)
Artikel Terkait
PPIH Imbau Jemaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik dan Kendalikan Penyakit Bawaan di Tanah Suci
Ledakan Beruntun di Gudang Bahan Kimia Kalideres, Puluhan Botol Terlempar ke Udara
Fred Rutten Mundur dari Timnas Curacao Jelang Piala Dunia 2026, Dick Advocaat Kembali Jadi Kandidat Pelatih
Jadwal Imsak dan Salat Surabaya Selasa 12 Mei 2026: Subuh Pukul 04.13, Magrib Waktu Buka Puasa 17.23 WIB