Polisi Klarifikasi Video Viral Anggota Nonton Bola Saat Terima Laporan KDRT

- Selasa, 30 Juni 2026 | 05:15 WIB
Polisi Klarifikasi Video Viral Anggota Nonton Bola Saat Terima Laporan KDRT

Polres Metro Jakarta Barat memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan anggota Polsek Cengkareng sedang menonton pertandingan sepak bola saat menerima laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menegaskan bahwa polisi yang terekam dalam video bukanlah petugas yang menangani laporan masyarakat, melainkan anggota yang bersiap mengikuti apel razia stasioner.

"Jadi anggota yang terlihat di video tersebut merupakan Pawas (Perwira Pengawas) dan anggota yang akan melakukan apel razia stasioner," kata Wisnu saat dihubungi di Jakarta, Senin malam.

Video itu diunggah oleh akun Threads @junist.hairdressing dan langsung menyebar luas. Dalam unggahan tersebut, tampak beberapa anggota polisi duduk santai menonton layar televisi yang menayangkan pertandingan bola, sementara seorang wanita yang diduga korban KDRT datang melapor.

Wisnu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/6) sekitar pukul 23.50 WIB. Seorang wanita dewasa yang belum diketahui identitasnya mendatangi Polsek Cengkareng untuk mengadukan dugaan kekerasan yang dialaminya. Namun, sebelum ia tiba, sudah ada laporan lain yang tengah diproses, yakni laporan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Kemudian anggota SPKT ini menelepon piket Reskrim dan memberitahukan bahwa ada dua laporan. Yang pertama laporan curanmor, yang kedua KDRT," kata Wisnu.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Cengkareng, laporan curanmor yang masih diproses membuat wanita itu diminta menunggu beberapa waktu. Tak lama kemudian, piket Reskrim mendatangi SPKT untuk melayani pelapor curanmor yang datang lebih awal. Namun, saat itu sirene apel siaga berbunyi. Mendengar sirene, wanita tersebut langsung meninggalkan Polsek Cengkareng tanpa sempat membuat laporan polisi.

"Dikarenakan tidak sabar menunggu, ibu tersebut membuat video tersebut dan meninggalkan polsek tanpa membuat laporan polisi. Seperti itu keterangan dari Pak Kapolsek di klarifikasinya," ujar Wisnu.

Wisnu menegaskan bahwa tidak ada pengabaian dalam peristiwa itu. Polisi yang terlihat dalam video adalah anggota yang bersiap untuk apel razia stasioner di wilayah Cengkareng. "Jadi enggak ada pengabaian," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke 110 jika mengetahui adanya gangguan keamanan. "Kami pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan tersebut segera dan memberikan respons," kata Wisnu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags