Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan optimisme bahwa kerja sama konkret antara pelaku usaha kedua negara akan segera terwujud. Ia menargetkan pengumuman kontrak-kontrak besar dan proyek bersama dalam waktu dekat.
"Kami berharap dalam waktu dekat dapat mengumumkan kontrak-kontrak besar dan proyek bersama. Saya yakin partisipasi Indonesia sebagai Partner Country dalam pameran industri internasional INNOPROM 2026 di Yekaterinburg pekan depan akan turut berkontribusi pada tujuan tersebut," kata Dubes Tolchenov dalam resepsi peringatan Hari Nasional Rusia di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Menurut Tolchenov, hubungan bilateral Indonesia-Rusia tidak hanya terbatas pada ekonomi, tetapi juga meluas ke bidang politik, keamanan, penegakan hukum, pendidikan, dan pertukaran kepemudaan. Kedua negara juga memiliki pandangan yang sejalan terhadap berbagai isu global dan regional, serta terus berkoordinasi dalam forum internasional seperti PBB, BRICS, dan G20.
Dalam satu tahun terakhir, kerja sama bilateral dinilai mengalami kemajuan signifikan. "Selama satu tahun terakhir kami telah mencapai kemajuan yang signifikan," ujar Tolchenov. Ia mencontohkan, Presiden Vladimir Putin dan Presiden Prabowo Subianto telah menggelar empat kali pertemuan dalam kurun 12 bulan terakhir.
Resepsi Hari Nasional Rusia yang diperingati setiap 12 Juni itu dihadiri sejumlah pejabat Indonesia, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, serta Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat.
Artikel Terkait
Pancasila di Persimpangan: Menimbang Sikap Negara terhadap LGBT
Penembakan di Tempat Penampungan Ibu dan Anak di Jerman, Enam Tewas
Bocah 4 Tahun Tewas Usai Terperosok ke Lubang Proyek Sedalam 3,7 Meter di Tebet
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi UU P2SK, Manfaat Dana Pensiun Sukarela Bisa Dicairkan Sekaligus