Gunung Dukono yang berada di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan dua kali erupsi pada Senin pagi. Peristiwa ini terjadi hanya tiga hari setelah letusan sebelumnya yang menewaskan tiga orang, termasuk dua warga negara asing.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi pertama terjadi pada pukul 06.30 WIT. Kolom abu teramati mencapai ketinggian 2.700 meter di atas puncak atau sekitar 3.787 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna hitam kelabu terlihat bergerak ke arah utara dengan intensitas tebal, dan erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat.
“Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 11 Mei 2026, pukul 06:30 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 2700 m di atas puncak,” demikian keterangan tertulis PVMBG.
Erupsi kedua menyusul pada pukul 08.14 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 3.087 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal bergerak ke arah utara dan timur laut. Hingga laporan kedua dibuat, erupsi masih terus berlangsung.
Kejadian ini menjadi rangkaian terbaru dari aktivitas Gunung Dukono yang pada 8 Mei lalu memakan korban jiwa. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, terdiri dari dua warga negara Singapura dan satu warga negara Indonesia.
Kedua warga negara Singapura yang menjadi korban adalah Heng Wen Qiang Timothy, 30 tahun, dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid, 27 tahun. Kedua jasad ditemukan dalam kondisi berpelukan di sekitar area kawah.
Kepala Kantor Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengungkapkan bahwa jenazah kedua pendaki tersebut ditemukan pada hari ketiga pencarian, Minggu (10/5) sekitar pukul 13.00 WIT. Lokasi penemuan berada sekitar 13 meter arah utara dari bibir kawah.
“Kedua korban berada dalam satu titik dengan posisi terhimpit batu besar. Keduanya saling berpelukan dan kondisi tubuh sudah tidak utuh,” ujar Iwan.
Operasi pencarian dan evakuasi korban erupsi Gunung Dukono telah dinyatakan selesai setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. Total tiga jenazah telah berhasil diangkat dari lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Kepala Staf Kepresidenan Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, Pastikan Negara Hadir Penuh
Kemenko PM Resmikan Percontohan Kawasan Pemberdayaan Berbasis Ekspor di Banyumas untuk Tekan Kemiskinan
Kejari Siak Tetapkan 3 ASN Tersangka Pemerasan Proyek, Pungut Fee Satu Persen
Anggaran Rp1,5 Triliun Tak Sebanding Kebutuhan, Ditjen Permukiman Hadapi Defisit Rp23,37 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah