ANRI Tegaskan Arsip Fondasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045 di Peringatan Hari Kearsipan ke-55

- Kamis, 07 Mei 2026 | 20:40 WIB
ANRI Tegaskan Arsip Fondasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045 di Peringatan Hari Kearsipan ke-55

Peringatan Hari Kearsipan Nasional yang ke-55 pada 18 Mei 2026 mendatang mengusung tema yang menempatkan arsip sebagai fondasi strategis menuju Indonesia Emas 2045. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah merilis tema dan logo resmi perayaan tersebut, yang sarat dengan pesan tentang peran vital arsip dalam membentuk masa depan bangsa, bukan sekadar menyimpan dokumen masa lalu.

Tema yang diangkat tahun ini adalah “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala ANRI Nomor 4 Tahun 2026. ANRI menjelaskan bahwa tema ini menegaskan arsip sebagai sumber daya strategis yang mampu mengarahkan dan memberdayakan masa depan, sekaligus berfungsi sebagai penjaga memori kolektif yang menjamin keaslian informasi dan akuntabilitas penyelenggaraan negara.

Dalam konteks pembangunan nasional yang kian bertransformasi secara digital, arsip yang autentik, terpercaya, dan terintegrasi menjadi fondasi krusial. Arsip tidak hanya dibutuhkan untuk pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan, tetapi juga untuk mendorong inovasi layanan publik. Kata “memberdayakan” dalam tema tersebut, menurut ANRI, menekankan bahwa arsip memiliki daya pengetahuan dan keberlanjutan bagi pemerintah, masyarakat, dan generasi muda untuk memahami masa lalu serta merancang masa depan yang lebih baik. Dari sisi publikasi, visualisasi tema ini diharapkan mampu mencerminkan citra ANRI dan komunitas kearsipan yang lebih modern serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, logo peringatan ke-55 dirancang dengan filosofi yang mendalam. Bentuk panah yang mengarah ke depan atau ke kanan menjadi simbol masa depan dan kemajuan, menggambarkan arsip sebagai sumber daya strategis yang mendukung visi Indonesia Emas 2045. Desain logo juga membentuk angka 55, yang merepresentasikan usia peringatan Hari Kearsipan pada tahun 2026. Visual ini menjadi simbol perjalanan panjang penyelenggaraan kearsipan nasional di Indonesia.

Penetapan tanggal 18 Mei sebagai Hari Kearsipan bermula dari Keputusan Kepala ANRI Nomor OT.00/02/2005. Sejak pertama kali diperingati pada tahun yang sama, momentum ini menjadi agenda tahunan penting bagi seluruh entitas kearsipan di tanah air. Menurut ANRI, peringatan ini bertujuan menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya arsip dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di tengah arus informasi yang semakin deras, pengelolaan arsip dinilai vital untuk menjaga kesinambungan pemerintahan dan mendukung keterbukaan informasi publik.

Puncak peringatan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 akan digelar secara hibrida. Acara daring dapat disaksikan melalui kanal YouTube Arsip Nasional RI, sementara acara luring berlangsung di Ruang Serbaguna Noerhadi Magetsari, ANRI, Jalan Ampera Raya Nomor 7, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Mei 2026.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar