Kecelakaan malam itu terjadi di Jalan RE Sumantadiredja, Bogor Selatan, Kota Bogor. Sebuah angkutan kota atau yang biasa kita sebut angkot terlibat tabrakan dengan dua sepeda motor. Nahas, dua orang meninggal di tempat. Satu lainnya luka-luka.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Robby Rachman, membenarkan kejadian itu. Katanya, kecelakaan melibatkan satu minibus angkot dan dua motor. Diumumkannya pada Kamis, 30 April 2026.
Begini kronologi versi polisi: angkot melaju dari arah Cijeruk menuju Pamoyanan. Waktu kejadian sekitar malam hari. Sopir angkot, menurut dugaan, ingin mendahului mobil yang ada di depannya. Tapi, pas mau nyelip ke kanan, nahas, dari arah berlawanan meluncur dua motor. Tabrakan pun tak terhindarkan.
“Diduga pengemudi kendaraan angkot saat mendahului kendaraan dari arah sebelah kanan, masuk ke arah yang berlawanan sehingga menabrak motor sejenis Tiger dan Honda Beat,” jelas Robby.
Dua korban jiwa berasal dari motor Honda Tiger. Mereka adalah pengemudi dan penumpangnya. Sementara pengemudi motor Honda Beat masih bernasib lebih baik meski luka-luka, dia masih hidup dan dirawat di rumah sakit.
“Akibat dari kejadian tersebut, pengendara serta penumpang motor Tiger mengalami luka-luka, kemudian meninggal dunia. Pengendara Honda Beat mengalami luka-luka, dibawa ke rumah sakit,” kata Robby lagi.
Artikel Terkait
Menhub dan Dirut KAI Takziah ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Rekrutmen Sopir Green SM Dipertanyakan Usai Rangkaian Kecelakaan, dari Tabrakan Maut Bekasi hingga Terobos Palang Pintu
Alarm dan Sprinkler Tak Berfungsi saat Kebakaran Apartemen Mediterania, Warga Sesalkan Banyak Korban Terjebak
Suhud Alynudin Siap Pimpin DPRD DKI, Proses Pelantikan Tunggu Keputusan Kemendagri