Petugas pemadam kebakaran masih bertahan di lokasi kebakaran Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Sampai sekarang mereka belum juga bergeser. Asap hitam masih kelihatan mengepul dari atas, meskipun tidak setebal tadi pagi.
Dari pantauan di lapangan, Kamis (30/4/2026) siang, api sudah tidak terlihat lagi. Tinggal sisa-sisa asap dan bau hangus yang masih beterbangan. Beberapa penghuni apartemen tampak dievakuasi oleh petugas ada yang pakai selimut, ada juga yang masih pakai piyama. Situasinya agak kacau, tapi masih terkendali.
Petugas damkar masih sibuk dengan peralatan mereka, terutama untuk membuang asap yang memenuhi lorong-lorong. Tangga darurat juga sudah disiapkan di beberapa titik. Lumayan panjang prosesnya, soalnya asapnya pekat banget di lantai atas.
Di sisi lain, aktivitas di sekitar apartemen malah ramai. Orang-orang pada lalu lalang, ada yang penasaran, ada juga yang nyari keluarga. Petugas medis juga tidak ketinggalan mereka bersiaga di pinggir jalan, lengkap dengan tandu dan tabung oksigen.
19 Penghuni Dievakuasi
Sebelumnya, kebakaran melanda Apartemen Mediterania sejak pagi. Belasan penghuni terpaksa dievakuasi, bahkan beberapa langsung dilarikan ke rumah sakit. Kata petugas di lokasi, asapnya begitu pekat sampai-sampai susah napas di beberapa lantai.
“Proses evakuasi penghuni, asap masih pekat di beberapa lantai,” ujar Komandan Peleton Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo, dalam keterangannya.
Informasi tentang kebakaran ini pertama kali diterima Sudin Damkar Jakarta Barat sekitar pukul 07.31 WIB. Tidak main-main, sebanyak 22 unit damkar langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Lumayan cepat sih responsnya, tapi ya tetap aja asapnya sempat bikin panik warga.
Artikel Terkait
Polda Sumsel Perkuat Pengamanan May Day 2026, Tekankan Dialog dan Zero Conflict
Anggota DPR Desak Audit Keselamatan Total dan Penanganan Krisis Logistik Usai Tragedi KA di Bekasi Timur
Pemprov Jakarta Siapkan 900 Sapi Kurban untuk Idul Adha 1447 H, Jamin Kualitas dan Layanan Higienis
Korban Kecelakaan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi: Gita, Mahasiswi Ber-IPK 3,89 yang Bercita-cita Kuliah ke Eropa dan Umrahkan Orangtua