Kisah tragis penemuan jasad remaja yang terkubur di perkebunan Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, akhirnya mulai terkuak. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan.
AKP Alva Zakya Akbar, Kasat Reskrim Polres Rembang, membenarkan kabar itu. Menurutnya, pelaku sudah diamankan dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Betul sekali, pelaku sudah kita amankan. Selebihnya akan kita sampaikan nanti siang,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Nah, soal penangkapan ini, ada cerita menarik di baliknya. Iptu Widodo Eko Prasetyo, KBO Satreskrim Polres Rembang, mengungkapkan bahwa pelaku ternyata sempat berusaha kabur. “Pelaku ditangkap di Pati, tadi sekitar jam 04.00 WIB. Diamankan di jalan, di truk, berusaha kabur melarikan diri. Pelaku warga Gandrirojo,” jelasnya. Bayangkan, hampir saja dia lolos.
Sebelumnya, korban yang diketahui berinisial DMF (16), warga Kecamatan Kragan, ditemukan sudah tak bernyawa dan terkubur di area perkebunan pada Rabu (29/4). Penemuan ini sontak menggegerkan warga setempat. Wajar saja, siapa yang tidak kaget melihat kejadian seperti itu?
Korban ditemukan di Dukuh Nganguk, Desa Gandrirojo. Ceritanya, dia sempat dicari oleh teman-temannya karena tak kunjung pulang. Saat menyusuri lokasi, para saksi malah menemukan sandal yang diduga milik korban. Pencarian pun dilanjutkan, sampai akhirnya mereka melihat gundukan tanah yang mencurigakan. Gundukan itu ditutupi ranting jagung, dikerumuni lalat, dan baunya... sungguh menyengat.
Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Tak butuh waktu lama, petugas bersama tim Inafis Polres Rembang datang ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membongkar gundukan tanah tersebut. Dari hasil pembongkaran, korban ditemukan dalam posisi telentang. Kepalanya tertutup kaus yang diikat. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Rembang untuk diautopsi.
Kasus ini masih terus didalami. Publik tentu menunggu pengungkapan motif di balik perbuatan keji ini.
Artikel Terkait
Mensos Tegaskan Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Bebas Titipan, Khusus untuk Keluarga Tidak Mampu
BI dan China Teken Perjanjian Bilateral, Transaksi RI-China Kini Bisa Pakai Rupiah dan Renminbi Tanpa Dolar AS
5 Rekomendasi Wastafel Portable Satu Bak untuk Dapur Sempit, Mulai Rp200 Ribuan
Bebek di Atap KRL di Stasiun Sudimara Sempat Viral, KAI Pastikan Tak Ganggu Perjalanan