Serangan udara Israel menghantam kota Jibchit, di Lebanon bagian selatan. Padahal, gencatan senjata masih berlaku di sana. Akibatnya, lima orang tewas mereka semua berasal dari satu keluarga yang sama.
Menurut laporan kantor berita Lebanon, National News Agency (NNA), yang dikutip oleh Anadolu Agency pada Rabu (29/4/2026), sasaran serangan itu adalah sebuah bangunan milik keluarga Bahja. Lokasinya persis di area al-Jabal. Kejadiannya terjadi semalam.
Bangunan itu hancur lebur. NNA melaporkan, lima orang yang ada di dalamnya langsung tewas seketika.
Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Mohammad Jawab Bahja, istrinya yang bernama Lotfiya, lalu Amani Jaber, dan dua anaknya: Mariam Hilal Bahja serta Ali al-Rida Hilal Bahja. Semua dalam satu keluarga.
Tim penyelamat dan ambulans bekerja keras semalaman. Mereka membersihkan puing-puing bangunan yang rata akibat hantaman itu. Jenazah para korban perlahan-lahan dievakuasi dari reruntuhan.
Di sisi lain, situasi di Lebanon memang sudah panas sejak beberapa waktu lalu. Negara itu terseret ke dalam perang Timur Tengah setelah Hizbullah melancarkan serangan roket ke wilayah Israel. Itu terjadi pada 2 Maret lalu sebagai balasan atas kematian mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Artikel Terkait
Narasi Indonesia Gelap dan Kabur dari Indonesia Dinilai Anomali dalam Tradisi Gerakan Sosial
Sidang Kasus Dugaan Pelecehan Anak oleh Michael Jackson Dijadwalkan pada 14 Februari 2028
Iran Bantah Akan Teken Nota Kesepahaman dengan AS pada Minggu, Peluang Damai Masih Terbuka
Satpol PP Bandung Bongkar Paksa Garasi di Atas Trotoar Jalan Ambon Usai Viral