Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lagi menggarap proyek flyover di kawasan Latumenten, Jakarta Barat. Tujuannya jelas: mengantisipasi potensi bahaya yang mengintai di perlintasan sebidang kereta api. Targetnya, proyek ini rampung tahun ini juga.
Afan Adriansyah Idris, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta, ngasih keterangan soal ini. Katanya, pembangunan flyover di Jalan Latumenten itu proyek multiyears yang dikerjain Dinas Bina Marga.
"Sudah dimulai pada akhir tahun 2025 dan akan dituntaskan pada tahun ini," ujar Afan dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Menurut dia, flyover ini dibangun buat ngatasin masalah perlintasan sebidang. Harapannya, nggak ada lagi persinggungan langsung antara kendaraan sama kereta api di titik itu. Langkah ini, lanjutnya, bagian dari evaluasi berkelanjutan Pemprov DKI terhadap sejumlah perlintasan kereta di Jakarta yang masih punya potensi risiko.
Nah, di sisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga angkat bicara. Ia ngegas soal pentingnya keselamatan di perlintasan kereta, apalagi setelah ada kecelakaan di wilayah Bekasi. Rano memastikan, Pemprov DKI terus evaluasi perlintasan yang ada di Jakarta.
"Jakarta memang ada beberapa lintasan yang tidak tertutup, tapi minimal ada penjagaan. Ini bagian yang harus terus kita evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegas Rano.
Editor: Hendra Wijaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Datangi Lokasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sebut Kedatangannya Murni Spontan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta per Korban Meninggal Kecelakaan KA dan Rp10 Juta untuk Pasien Dirawat
BNPP RI Dorong Mahasiswa di Perbatasan NTT Manfaatkan PLBN sebagai Laboratorium Ekonomi dan Kedaulatan
Negara Teluk Sepakat Tolak Pungutan Tarif di Selat Hormuz, Iran Dinilai Langgar Hukum