BEKASI Suasana di RSUD Kota Bekasi, Selasa pagi, masih terasa berat. Campuran antara harap dan cemas begitu kentara. Ini semua terjadi setelah kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di dekat Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026.
Di lorong Instalasi Gawat Darurat (IGD), orang-orang hilir mudik. Beberapa dari mereka tampak menahan air mata. Ada yang duduk lemas di kursi tunggu, sambil sesekali melirik ke arah pintu ruang perawatan. Sesegukan terdengar samar-samar.
Mereka adalah keluarga korban. Datang sejak semalam, mencari kepastian. Siapa yang selamat, siapa yang masih dirawat, dan siapa yang tak tertolong.
Petugas rumah sakit, di sisi lain, bekerja cepat. Mereka sigap, meski jelas kewalahan. Satu per satu korban masuk, ada yang berjalan sendiri, ada pula yang ditandu. Luka ringan hingga sedang mendominasi. Tapi beberapa masih dalam observasi ketat.
Seorang perawat yang sempat kami temui hanya menggeleng pelan ketika ditanya jumlah pasti. “Masih terus bertambah tadi malam,” katanya singkat, lalu bergegas kembali ke dalam.
Menurut pantauan di lokasi, satu unit ambulans terparkir di depan pintu IGD. Siap siaga. Entah untuk evakuasi tambahan, atau merujuk pasien ke rumah sakit lain jika penuh. Suasananya memang tidak biasa. Lebih ramai, lebih tegang.
Namun begitu, pelayanan tetap berjalan. Tidak ada kepanikan yang berlebihan. Semua tampak terkoordinasi, meski di balik meja administrasi, tumpukan berkas pasien baru masih menunggu untuk diolah.
Hingga pukul 10.00 WIB tadi, data sementara yang dirilis RSUD Kota Bekasi mencatat 52 korban luka. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Angka ini tentu masih bisa berubah, tergantung perkembangan kondisi para pasien.
Berikut daftar 52 nama korban yang tercatat dirawat di RSUD Kota Bekasi:
(Daftar nama korban tertera di halaman selanjutnya)
Artikel Terkait
Tabrakan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Dipicu Taksi Tertemper di Perlintasan
KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Tiga Perjalanan Kereta Jarak Jauh Akibat Dampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Kemenhub Evaluasi Taksi Green SM dan Double-Double Track Usai Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi Timur
Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Berdatangan ke RS Polri untuk Identifikasi Jenazah