Laba Bersih PT Diamond Citro Propertindo Melonjak 216,7% di 2025, Emiten Bagikan Dividen Rp2 Miliar

- Selasa, 28 April 2026 | 07:45 WIB
Laba Bersih PT Diamond Citro Propertindo Melonjak 216,7% di 2025, Emiten Bagikan Dividen Rp2 Miliar

Jakarta Kabar gembira datang dari PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA). Sepanjang tahun buku 2025, emiten ini mencatatkan lonjakan laba bersih yang bikin melongo. Angkanya? Naik 216,70 persen secara tahunan. Dari Rp1,11 miliar di 2024, langsung meroket jadi Rp3,51 miliar di 2025.

Gila, kan? Kenaikan segitu gede jelas bukan kebetulan. Manajemen bilang, ini buah dari strategi yang dijalankan cukup konsisten. Mereka berhasil mengoptimalkan aset, plus ngerekontribusi dari aktivitas operasional yang produktif. Intinya, fundamental usaha makin kokoh.

Tapi nggak cuma itu. Kalau dilihat per kuartal, kinerjanya juga ngebut. Di kuartal IV-2025, pertumbuhan secara kuartalan (QoQ) tembus 233,86 persen dibanding kuartal sebelumnya. Bandingkan juga dengan kuartal IV-2024, di situ tumbuh 216,70 persen secara tahunan. Jadi, momentumnya benar-benar terjaga.

Nah, seiring hasil gemilang ini, manajemen ambil keputusan. Mereka bakal bagi-bagi dividen tunai sebesar Rp2 miliar ke para pemegang saham. Ini semacam bentuk terima kasih komitmen buat ngasih nilai tambah yang berkelanjutan.

Direktur DADA, Bayu Setiawan, ngasih pernyataan resmi. Katanya, pencapaian ini hasil dari strategi yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun.

“Pertumbuhan laba yang signifikan pada 2025 mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset dan memperkuat kinerja operasional. Pembagian dividen ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek usaha ke depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 April 2026.

Lalu, apa aja yang bikin kinerja positif ini terjadi? Menurut laporan, ada beberapa faktor. Proyek-proyek komersial yang udah beroperasi makin ngasih kontribusi. Aset-aset juga dioptimalkan biar lebih produktif. Dan yang nggak kalah penting, pendapatan berulang atau recurring income makin kuat. Ini jadi pilar utama buat stabilitas bisnis ke depan.

Dengan kondisi keuangan yang sehat dan arus kas yang terjaga, DADA punya ruang buat ekspansi. Tapi mereka bakal selektif dan terukur. Tetap jaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pengembalian ke pemegang saham.

Strategi DADA di 2026

Masuk ke 2026, targetnya pertumbuhan berkelanjutan. Ada beberapa strategi yang udah disiapkan. Antara lain:

  • Penguatan kinerja kawasan komersial yang sudah ada.
  • Nambah tenant-tenant strategis biar okupansi naik dan aset makin produktif.
  • Optimalisasi pendapatan berulang sebagai penopang stabilitas jangka panjang.
  • Kembangkan kerja sama operasi dengan mitra strategis, buat dorong ekspansi dan pengembangan bisnis.

Fundamental makin kuat, momentum pertumbuhan terjaga. Manajemen optimistis, 2026 bakal jadi fase akselerasi yang lebih agresif dibanding tahun sebelumnya.

Bayu nambain, “DADA meyakini kombinasi antara pertumbuhan kinerja yang konsisten dan kebijakan dividen yang berkelanjutan akan semakin memperkuat kepercayaan investor serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.”

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar