Kemendagri Dorong Pemda Genjot Efisiensi Anggaran dan Kendalikan Inflasi demi Percepatan Ekonomi Daerah

- Jumat, 24 April 2026 | 09:05 WIB
Kemendagri Dorong Pemda Genjot Efisiensi Anggaran dan Kendalikan Inflasi demi Percepatan Ekonomi Daerah

Pemerintah daerah punya peran yang nggak bisa diremehkan dalam mendorong ekonomi nasional. Kontribusi mereka, menurut banyak pengamat, jadi semacam fondasi buat menjaga stabilitas dan bikin pertumbuhan ekonomi tetap jalan. Tapi ya, tentu aja nggak semudah membalikkan telapak tangan.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bilang kalau pihaknya sudah melakukan berbagai macam cara buat ngebut produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Salah satunya? Ya dengan mendesak Pemda supaya lebih efisien dan pinter-pinter dalam belanja. Anggaran harus tepat sasaran, katanya. Nggak boleh lagi ada yang bocor atau salah sasaran.

Salah satu fokus utama yang ditekankan Tito adalah soal inflasi daerah. Ini masalah klasik yang suka bikin pusing kepala daerah. Makanya, Kemendagri bersama kementerian lain dan lembaga terkait rutin ngadain rapat mingguan bareng seluruh Pemda. Tujuannya? Memantau inflasi sekaligus nyari solusi bareng-bareng.

“Saya ditunjuk lewat Perpres sebagai koordinator tim pengendali inflasi daerah,” jelas Tito dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026). “Rapat ini udah kami jalani konsisten, hampir tiga tahun lamanya.”

Nggak cuma soal inflasi, Tito juga ngajak Pemda untuk lebih kreatif. Ia meminta mereka mengembangkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi dengan catatan jangan sampai membebani rakyat kecil. Digitalisasi penerimaan pajak dan retribusi yang udah ada juga bisa jadi jalan keluar. Dengan begitu, semua pemasukan bisa dipastikan masuk ke kas daerah. Nggak ada lagi tuh yang namanya bocor di tengah jalan.

Di sisi lain, pemerintah juga punya cara lain buat mendorong kinerja daerah. Caranya? Lewat pemberian apresiasi. Yap, penghargaan buat Pemda yang dianggap paling oke kinerjanya.

Kemendagri bakal ngasih penghargaan buat provinsi, kabupaten, dan kota dalam empat bidang utama. Pertama, pengendalian inflasi. Kedua, penurunan angka pengangguran. Ketiga, penurunan kemiskinan dan stunting. Dan keempat, soal creative financing. Semua bidang ini dianggap krusial buat kemajuan daerah.

Nah, sebagai bagian dari rangkaian acara ini, ada juga Forum Akselerator Negeri. Forum ini semacam wadah kolaborasi nasional. Idenya, mempertemukan pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, investor, UMKM, akademisi, sampai publik. Semua duduk bareng dalam satu ekosistem dialog dan aksi. Keren sih konsepnya, tinggal nanti eksekusinya gimana.

Rangkaian acaranya sendiri bakal diisi talk show interaktif dan panel diskusi bareng Menteri Dalam Negeri dan kepala daerah se-Sumatera. Jadwalnya, Sabtu, 25 Februari 2026, jam 4 sore di Wyndham Opi Hotel, Palembang. Buat yang penasaran, bisa juga nonton streaming lewat platform detikcom.

Harapannya sih, dengan kolaborasi yang makin erat dan komitmen dari pusat sampai daerah, semua langkah strategis ini bisa bener-bener mempercepat pertumbuhan ekonomi. Bukan cuma tumbuh, tapi juga inklusif dan berkelanjutan. Di seluruh Indonesia, tentunya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar