Fadli Zon Guncang G20 2025: Inilah 5 Isu Penting yang Ditegaskan Indonesia

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Fadli Zon Guncang G20 2025: Inilah 5 Isu Penting yang Ditegaskan Indonesia

Indonesia Tegaskan Peran Budaya dalam G20 Culture Ministers Meeting 2025

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berpartisipasi aktif dalam G20 4th Cultural Working Group Meeting dan G20 Culture Ministers Meeting yang digelar di Zimbali Resort, Durban, Afrika Selatan. Pertemuan ini mengusung tema presidensi Afrika Selatan tahun 2025 'Solidarity, Equality, and Sustainability' dan dihadiri 17 negara anggota G20 serta berbagai organisasi internasional.

Kontribusi Indonesia dalam KwaDukuza Ministerial Declaration

Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang turut berkontribusi dalam perumusan dan pengesahan KwaDukuza Ministerial Declaration. Dokumen akhir ini menjadi acuan bersama para Menteri Kebudayaan G20 untuk memperkuat peran budaya sebagai pilar pembangunan berkelanjutan dan solidaritas global.

Poin-Poin Penting Deklarasi G20 Kebudayaan

Deklarasi tersebut menegaskan komitmen negara-negara G20 untuk:

  • Mendorong perlindungan dan restitusi warisan budaya
  • Mengintegrasikan kebijakan kebudayaan dalam strategi sosial-ekonomi nasional
  • Memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk keberlanjutan budaya
  • Memperkuat peran kebudayaan dalam menghadapi perubahan iklim
  • Memperkuat kerja sama internasional menghentikan perdagangan gelap benda budaya

Pernyataan Penting Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Fadli Zon menegaskan bahwa perlindungan dan pemajuan kebudayaan merupakan investasi bagi masa depan. "Indonesia percaya bahwa kebudayaan adalah fondasi bagi solidaritas, kesetaraan, dan keberlanjutan global," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10/2025).

Menteri Fadli juga menyoroti pentingnya penghentian perdagangan gelap benda budaya melalui kerja sama internasional dan pemanfaatan teknologi digital untuk melacak asal-usul benda budaya. "Transformasi digital dan kecerdasan buatan harus dikelola secara etis dan transparan agar tidak mengancam hak para pencipta," tambahnya.

Rencana Pembangunan Rumah Budaya Indonesia di Cape Town

Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Olakraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan H.E. Mr. Gayton McKenzie, disampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Rumah Budaya Indonesia di Cape Town. Inisiatif ini menjadi simbol persahabatan kedua negara serta penghormatan terhadap warisan ulama asal Sulawesi Selatan, Syekh Yusuf al-Makassari.

Kehadiran Rumah Budaya Indonesia diharapkan menjadi jembatan pemahaman lintas budaya dan ruang kolaborasi untuk memperkuat hubungan Indonesia-Afrika Selatan.

Komitmen Indonesia dalam Diplomasi Budaya Global

Melalui partisipasi dalam G20 Kebudayaan 2025, Indonesia kembali menegaskan komitmennya bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi bagi solidaritas global, inklusi sosial, dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar