Gempa Dangkal Guncang Sarmi Dini Hari, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

- Selasa, 21 April 2026 | 17:15 WIB
Gempa Dangkal Guncang Sarmi Dini Hari, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Warga Sarmi, Papua, masih merasakan sisa-sisa kejutan dini hari tadi. Guncangan gempa yang terjadi sekitar pukul setengah dua pagi waktu setempat, membuat banyak orang terbangun dan berhamburan keluar rumah. Sampai saat ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih blusukan ke lapangan. Mereka menunggu laporan lengkap soal dampak kejadian itu.

Plt. Kepala BPBD Sarmi, Hartono Hasan, menggambarkan suasana malam itu. "Goyangannya cukup mengagetkan. Warga yang sedang tidur pulas pun terbangun," katanya.

Menurut data dari BMKG Wilayah V Jayapura, pusat gempa berada di laut, sekitar 59 kilometer arah tenggara Sarmi. Koordinatnya 2,08° LS dan 139,25° BT, dengan kedalaman yang relatif dangkal, hanya 12 kilometer di bawah permukaan.

Pusat gempa di Sarmi, Papua, Selasa, 21 April 2026. (tangkapan layar)

Nah, dari analisis mekanisme sumber, gempa ini tergolong dangkal. Pemicunya diduga aktivitas dari Sesar Anjak Mamberamo dengan pergerakan geser naik atau oblique thrust. Untungnya, meski getarannya terasa jelas, dampaknya tidak sampai mengkhawatirkan.

Di wilayah Sarmi sendiri, guncangan dirasakan pada skala II hingga III MMI. Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah, mirip seperti getaran saat truk besar melintas. Kabar baiknya, BMKG sudah memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat bisa sedikit lega, meski kewaspadaan terhadap gempa susulan tentu harus tetap dijaga.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar