Pertandingan melawan Dewa United di Banten International Stadium, Senin lalu, berakhir dengan skor 2-2. Bagi Persib Bandung, hasil itu jelas sebuah poin yang hilang. Tapi, di tengah kekecewaan, ada optimisme yang tetap dijaga. Eliano Reijnders, salah satu pilar tim, menegaskan bahwa jalan menuju gelar juara masih terbuka.
“Kami terus berjuang dan berusaha untuk bangkit mengejar ketertinggalan di pertandingan. Hal bagusnya, kami masih berada di jalur dan akan kembali fokus untuk pertandingan yang akan datang,” ujar Eliano, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Ia punya alasan untuk percaya diri. Meski cuma meraih satu poin setelah tertinggal dua gol lewat Alex Martins (24’) dan Ricky Kambuaya (61’) Persib menunjukkan mental juara. Thom Haye sukses mengeksekusi penalti di menit 77, disusul sundulan Andrew Jung sembilan menit kemudian. Mereka bangkit dari kubur.
Namun begitu, hasil imbang ini punya konsekuensi. Posisi Persib di puncak klasemen BRI Liga 1 2025/2026 jadi sedikit lebih rawan. Borneo FC, sang penantang terdekat, kini hanya terpaut dua angka. Mereka mengoleksi 63 poin, sementara Persib 65. Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 58 poin, selisih tujuh poin dari puncak.
Di sisi lain, Eliano sepakat dengan evaluasi pelatih Bojan Hodak yang menyebut awal pertandingan yang buruk sebagai biang kerok.
“Seribu persen sepakat dengan apa yang dikatakan pelatih. Kami memulai pertandingan dengan tidak terlalu bagus. Tapi setelah itu, kami bisa mengembangkan permainan hingga akhirnya bisa imbang 2-2,” tutur adik dari Tijjani Reijnders (Manchester City) itu.
Momentum juara, kata dia, masih dipegang penuh oleh Maung Bandung. Apalagi, jadwal selanjutnya sepertinya menguntungkan. Persib akan kembali berlaga di kandang, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Jumat (24/4) malam nanti. Lawannya adalah Arema FC.
Dan statistik kandang mereka sungguh mengerikan: 14 pertandingan, 14 kemenangan. Rekor sempurna. Itulah modal utama mereka untuk mempertahankan keunggulan tipis yang tersisa. Jalannya masih panjang, tapi setidaknya, mereka masih memegang kendali.
Artikel Terkait
Pemkot Jayapura Perkuat Tata Kelola Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Demi Kesejahteraan dan Kelestarian Budaya
Direktur PT GTI Didakwa TPPU Investasi Bodong Kasur Premium Rp 220 Miliar
Ibu Haru Bersyukur di Depan Prabowo, Putrinya Kini Bisa Sekolah Lagi Berkat Program Sekolah Rakyat
Pangeran Purbaya Dituding Jadi Dalang Perlawanan terhadap VOC hingga Dibuang ke Sri Lanka