Rapat digelar hari ini oleh Satgas Haji, bentukan Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah. Fokus utamanya? Mencegah kejahatan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Wakabaintelkam Polri, Irjen Nanang Rudi Supriatna, menjelaskan bahwa satuan tugas ini dibentuk hingga tingkat Polres. "Kami berkolaborasi dengan Kementerian Haji sampai ke level bawah, di mana ada Kepala Kantor Haji di kabupaten dan kota," ujarnya dalam jumpa pers di Mabes Polri, Senin (20/4/2026).
Menurut Nanang, tujuan satgas ini jelas: menjamin keamanan dan melayani calon jemaah. "Kami juga mencegah terjadinya tindak pidana dalam pelaksanaan haji," tambahnya tegas.
Di sisi lain, komitmen kuat juga datang dari Kemenhaj. Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, mengakui mereka tak bisa bekerja sendirian.
"Dukungan penuh dari kawan-kawan di kepolisian sangat kami butuhkan," kata Harun.
"Agar upaya pencegahan dan penindakan kejahatan dalam haji dan umrah bisa benar-benar ditegakkan."
Permasalahannya cukup konkret. Kemenhaj setiap hari menerima laporan yang tidak sedikit sekitar 20 kasus. Harun merasa ini butuh penanganan serius dan cepat. Tujuannya sederhana: menciptakan efek jera.
"Dengan begitu, laporan-laporan serupa ke depannya bisa diminimalisir, atau bahkan ditindak tegas," tuturnya.
Harun juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dukungannya. Ia berharap satgas ini bisa bergerak cepat dan terukur. "Mudah-mudahan kerja mereka bisa meminimalisir kejahatan di bidang haji dan umrah," harapnya.
Nah, untuk masyarakat, Bareksrim Polri punya pesan. Jika menemui hal mencurigakan atau indikasi penipuan terkait haji, segera laporkan melalui hotline pengaduan: 0812-188-991-91. Jangan ragu.
Artikel Terkait
Mantan Preman Terminal Semarang Kini Jadi Perwira Kopassus, Letkol Untung Pranoto Buktikan Hidup Bisa Berubah
KPK Ungkap Tarif Ilegal Percepatan Izin Tinggal WNA Capai Rp1,5 Juta per Orang, Libatkan Mantan Wamen Imipas
Buronan AS 15 Tahun Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Bunker Sawangan, Depok
Pria di Lampung Selatan Nekat Tusuk Kekasih 12 Kali karena Tak Diizinkan Menginap