Pedro Sanchez, Perdana Menteri Spanyol, bersiap untuk mengambil langkah tegas. Ia berencana mendesak Uni Eropa agar mengakhiri perjanjian asosiasi yang dijalin dengan Israel. Langkah ini diambil menyusul tuduhan bahwa Israel telah melanggar hukum internasional, khususnya dalam konflik di Gaza dan serangan-serangannya ke Lebanon.
Rencana itu akan diajukan secara resmi pada hari Selasa mendatang. Sanchez menyampaikan hal ini dengan nada tegas dalam sebuah rapat umum politik di Andalusia, Minggu lalu.
"Pada hari Selasa, pemerintah Spanyol akan mengajukan proposal kepada Uni Eropa agar Uni Eropa memutuskan perjanjian asosiasinya dengan Israel," ujarnya.
Ia kemudian menegaskan lagi posisinya. Menurutnya, Israel telah melanggar hukum internasional. "Karena itu, mereka tidak bisa begitu saja menjadi mitra Uni Eropa. Sesederhana itu," tambah Sanchez.
Tanggapan dari Israel pun datang dengan cepat dan keras. Menteri Luar Negeri Gideon Saar langsung membalas lewat unggahan media sosial. Menariknya, unggahan itu ditulis dalam bahasa Spanyol. Saar menuding Sanchez bersikap munafik karena masih berhubungan dengan rezim totaliter seperti Turki dan Venezuela di era Nicolas Maduro. "Israel tidak akan menerima ceramah munafik dari seseorang yang tetap berhubungan dengan rezim totaliter," tulisnya.
Latar belakang dari ancaman ini adalah perjanjian asosiasi yang ditandatangani kedua pihak pada Juni 2000. Perjanjian itu sebenarnya menjadi dasar kerja sama, tapi di dalamnya juga ada klausul krusial tentang penghormatan hak asasi manusia. Nah, klausul inilah yang kini dianggap Spanyol telah dilanggar.
Sebenarnya, sikap kritis Spanyol bukan hal baru. Bersama Irlandia, mereka sudah sejak 2024 lalu menyerukan peninjauan ulang hubungan dengan Israel. Saat itu, seruan itu muncul sebagai respons atas pemboman besar-besaran Israel di Gaza. Kini, tekanan itu meningkat dari sekadar peninjauan menjadi permintaan pemutusan.
Artikel Terkait
Remaja Sragen Putus Sekolah Kembali Bangkit Berkat Sekolah Rakyat
Pemkot Jakarta Barat Keruk Sedimen dan Sampah di Saluran Penghubung Kali Krukut
Tiga ABK Indonesia Korban Kebakaran Kapal di Pakistan Segera Dipulangkan
Satu Warga Tewas, Empat Dirawat Usai Diduga Keracunan Kepiting di Minahasa Selatan