Mobil Pemain Sandiwara Terseret Banjir di Indramayu, Warga Bantu Evakuasi

- Jumat, 17 April 2026 | 16:30 WIB
Mobil Pemain Sandiwara Terseret Banjir di Indramayu, Warga Bantu Evakuasi

Mobil Pemain Sandiwara Terseret Banjir Indramayu, Warga Berebut Bantu Evakuasi

Kejadian itu langsung viral. Sebuah mobil Honda Brio yang ditumpangi rombongan pemain sandiwara terseret arus banjir di Kecamatan Kroya, Indramayu. Kendaraan itu terbawa arus deras, masuk jauh ke area persawahan. Penyebabnya? Mereka nekat menerjang luapan air.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan suasana chaos sekaligus haru. Belasan warga langsung bergerak, berusaha menyelamatkan kendaraan yang sudah setengah tenggelam di lumpur sawah. Dengan peralatan seadanya, mereka bergotong royong mengangkat mobil itu. Upaya mereka tak sia-sia.

Mobil rombongan seniman itu akhirnya berhasil dievakuasi. Kabar baiknya, semua penumpang selamat tanpa cedera serius. Tapi nasib lain dialami peralatan musik mereka. Beberapa item rusak berat, terendam air dan lumpur banjir.

Menurut Plt Camat Kroya, Cahyadi, semua ini berawal dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Saat itulah mobil milik Kamsari melintas dan memutuskan untuk menerjang luapan Sungai Cibancong di dekat jembatan Desa Tanjungkerta.

"Ini kan hulu sungai meluap dan sudah menjadi hal biasa. Hebohnya gara-gara mobil Brio ini lewat (terbawa banjir) di medsos jadi heboh,"

kata Cahyadi di lokasi kejadian.

Arusnya ternyata terlalu kuat. Mobil tak berkutik, terseret perlahan lalu terperosok ke sawah. Untungnya, bantuan datang cepat.

Di sisi lain, Kapolsek Kroya, Iptu Khaerudin Zuhri, memberikan konfirmasi yang melegakan. Kendaraan itu tidak sampai hanyut ke aliran sungai utama. Situasi di sekitar Sungai Cibancong pun kini sudah mulai normal, airnya surut dan jalanan bisa dilalui lagi.

"Mobil sudah berhasil dievakuasi. Tidak ada korban jiwa,"

tegas Iptu Khaerudin.

Peristiwa ini jadi pengingat sekaligus tontonan dramatis di media sosial. Di balik hebohnya, yang menonjol justru aksi spontan warga yang tanpa pikir panjang turun tangan membantu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar