Operasi besar-besaran untuk menangkap ikan sapu-sapu akhirnya digelar di Ibu Kota. Dalam aksi serentak yang menyasar lima wilayah DKI Jakarta, petugas berhasil mengamankan puluhan ribu ekor ikan yang dianggap sebagai hama itu. Jumlahnya fantastis: hampir 69 ribu ekor dengan total berat mendekati 7 ton. Semuanya dimusnahkan.
Kepala Dinas KPKP DKI, Hasudungan A Sidabalok, membenarkan hal ini pada Jumat lalu. Ia membeberkan angka pastinya.
"Berdasarkan data yang dihimpun, total ikan sapu-sapu yang ditangkap mencapai 68.880 ekor dengan berat sekitar 6,98 ton," ujarnya.
Jakarta Selatan jadi penyumbang tangkapan terbesar, jauh di atas wilayah lain. Dari Pintu Air Outlet Setu Babakan di Jagakarsa saja, terkumpul 63.600 ekor atau setara dengan 5,3 ton. Wilayah ini jelas menjadi titik konsentrasi utama dari invasi ikan tersebut.
Di tempat lain, hasilnya memang tak sebanyak itu, tapi tetap signifikan. Jakarta Timur, misalnya. Dari sepuluh titik kecamatan, petugas mengumpulkan lebih dari 4.100 ekor dengan berat 825 kilogram. Sementara di Jakarta Pusat, dari tujuh lokasi, terkumpul 536 ekor berbobot 565 kg.
Lalu, bagaimana dengan wilayah utara dan barat?
Di saluran penghubung RW 06, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, sekitar 545 ekor ikan dengan berat 271 kg berhasil diamankan. Sedangkan di Jakarta Barat, tepatnya di Kali Anak TSI, Duri Kosambi, jumlah tangkapannya relatif kecil: 71 ekor dengan berat 17 kilogram.
Semua ini bukan tanpa alasan. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang mengganggu. Mereka merusak ekosistem perairan lokal, menggeser ikan asli, dan membuat dasar sungai jadi berlumpur. Operasi penangkapan massal ini merupakan langkah nyata untuk mengendalikan populasinya yang sudah tak terkendali.
Kedepannya, kegiatan serupa rencananya akan dilakukan secara berkala. Tujuannya jelas: menjaga keseimbangan lingkungan perairan Jakarta agar tidak dikuasai oleh satu jenis ikan perusak saja. Upaya ini diharapkan bisa memulihkan ekosistem yang sudah telanjur terganggu.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Minta Maaf dan Copot 28 Personel Polsek Panipahan
Ade Govinda dan Gloria Jessica Kolaborasi dalam Album Blue Bertema Patah Hati
Kemenkes Siapkan Aturan Ketat Vape, Disamakan dengan Rokok Tembakau
Seminar di Solo Dorong Bank Daerah Perkuat Peran sebagai Motor Pembiayaan Pembangunan