Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Bantuan Kemensos Rp205 Miliar untuk 75 Ribu KK Korban Banjir

- Kamis, 16 April 2026 | 19:20 WIB
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Bantuan Kemensos Rp205 Miliar untuk 75 Ribu KK Korban Banjir

Di tengah upaya pemulihan pasca banjir, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyampaikan apresiasinya. Bantuan dari pemerintah pusat, khususnya yang disalurkan Kementerian Sosial, dinilainya sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang bangkit. "Stimulan dari Kemensos ini benar-benar membantu masyarakat kami," ucap Armia.

Pernyataan itu disampaikannya dalam audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis lalu. Pertemuan itu membahas langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

Armia juga membeberkan data terbaru dari pendataan pemkab. Angkanya cukup besar: diperkirakan ada sekitar 75 ribu Kepala Keluarga yang menjadi korban dan terdampak bencana banjir. "Kami perkirakan untuk KK yang menjadi korban banjir ada sebanyak 75 ribu," jelasnya.

Hingga saat ini, bantuan pemulihan sudah mengalir dalam dua gelombang. Bantuan itu mencakup banyak hal, mulai dari jaminan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, penggantian perlengkapan rumah, stimulan untuk menggerakkan kembali ekonomi, hingga santunan bagi korban luka berat dan keluarga yang kehilangan anggota.

Nilai bantuan tahap pertama terbilang signifikan, mencapai Rp128,5 miliar lebih. Rinciannya, bantuan jaminan hidup diberikan kepada 47.638 jiwa (Rp64,3 miliar), isi hunian untuk 7.581 KK (Rp22,7 miliar), stimulan sosial ekonomi juga untuk 7.581 KK (Rp37,9 miliar), dan santunan ahli waris untuk 236 jiwa (Rp3,54 miliar).

Sementara itu, tahap kedua disalurkan langsung oleh Menteri Sosial Gus Ipul di Aceh Tamiang pada 10 April lalu. Total nilainya sekitar Rp76,7 miliar. Bantuan ini mencakup jaminan hidup untuk 20.908 jiwa, isi hunian untuk 5.941 KK, stimulan ekonomi bagi 5.491 KK, serta santunan untuk 187 korban luka berat.

Menurut Agus Jabo Priyono, tempo penyaluran bantuan memang dikebut. Ini sesuai dengan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar penanganan korban bencana di Sumatera berjalan cepat. "Perintahnya Pak Presiden kan cepat ya, perintahnya Pak Menteri juga harus cepat," kata Agus Jabo.

Lebih detail, dia memaparkan strategi Kemensos. Fase tanggap darurat difokuskan pada logistik, shelter, dan evakuasi. Setelah itu, masuk fase pemulihan dengan tiga komponen utama: bantuan jaminan hidup, isi hunian, dan stimulan ekonomi.

"Di luar itu, kita punya bantuan reguler seperti bansos tiga bulanan dan PKH. Jadi di Aceh, dukungan yang diberikan bersifat darurat sekaligus reguler," pungkas Wakil Menteri tersebut.

Pertemuan di Kantor Kemensos itu juga dihadiri sejumlah pejabat lain, seperti Wakil Bupati Banggai Fuqanuddin Masulili dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang Muhammad Yani. Ke depan, penyaluran bantuan serupa akan terus dilakukan di wilayah-wilayah terdampak bencana lainnya di Sumatera.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar