Tiket Festival Lampion Waisak 2026 di Borobudur Resmi Dibuka

- Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB
Tiket Festival Lampion Waisak 2026 di Borobudur Resmi Dibuka

Mendung sore itu bakal disinari oleh ribuan cahaya lembut. Ya, Festival Lampion Waisak Nasional akan kembali menghidupkan langit di sekitar Candi Borobudur. Tanggalnya 31 Mei 2026 mendatang. Acara bertajuk "Lentera Perdamaian" ini digelar untuk memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE, sebuah momen sakral yang dirayakan dengan penuh khidmat dan harapan.

Nah, buat kamu yang sudah tak sabar ingin jadi bagian dari momen magis ini, tiketnya sudah bisa dipesan. Penyelenggaranya adalah Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI). Caranya online semua, tapi ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan baik-baik.

Gimana Sih Cara Dapat Tiketnya?

Pendaftaran dilakukan lewat situs resmi MBMI. Intinya, kamu harus mengisi formulir digital dengan data diri yang valid. Jangan sampai salah, ya.

Langkah-langkahnya kurang lebih seperti ini:

  1. Pertama, buka website MBMI.
  2. Cari dan klik menu "Donasi Tiket". Iya, konsepnya donasi untuk tiket.
  3. Isi formulirnya sampai lengkap: nama sesuai KTP, nomor identitas, alamat email yang aktif, dan nomor WhatsApp.
  4. Nanti kamu akan diminta memilih sesi. Ada dua pilihan: Sesi 1 jam setengah enam sampai setengah delapan malam, atau Sesi 2 yang dimulai jam setengah sepuluh malam.
  5. Tentukan berapa tiket yang kamu mau.
  6. Pilih juga kategori harganya. Tiket Reguler dibanderol Rp 550 ribu, sedangkan VIP Rp 2 juta.
  7. Kalau data sudah oke, klik "Donasi Sekarang".
  8. Tinggal ikuti instruksi pembayaran yang tersedia.
  9. Proses sampai selesai.

Begitu pembayaran dikonfirmasi, kabar baiknya akan dikirim ke email kamu. Jadi, pastikan emailnya benar dan cek folder spam juga, siapa tahu.

Peraturan yang Nggak Boleh Diabaikan

Sebelum larut dalam bayangan indah lampion terbang, ada beberapa aturan main yang wajib dipatuhi. Ini penting biar acara berjalan lancar untuk semua peserta.

  • Satu transaksi maksimal untuk 10 tiket. Kalau rombongan besar, mungkin harus bagi-bagi transaksi.
  • Tiketnya berlaku per orang, nggak bisa dipakai berdua.
  • Email aktif itu wajib! E-voucher dan bukti donasi bakal dikirim ke sana.
  • Nantinya kamu terima dua email terpisah: satu bukti donasi, satunya lagi e-tiket yang biasanya baru datang H-1 acara.
  • Satu lampion itu ukurannya besar, dirancang untuk dipakai minimal 4 orang. Tenang, kalau kamu datang sendirian, panitia akan bantu mengelompokkan.
  • Peserta harus berusia minimal 7 tahun.
  • Soal pakaian, usahakan pakai baju putih semua. Serba putih.

Lalu, dengan tiket itu kamu dapat apa saja? Fasilitasnya mencakup tiket masuk kawasan Candi Borobudur, satu wishing card untuk menulis harapan, dan tentu saja, hak untuk ikut menerbangkan lampion bersama peserta lain.

Hari-H Datang, Tukar Tiketnya Di Mana?

Ini bagian yang praktis. E-voucher yang kamu terima di email harus ditukar dulu jadi tiket fisik di lokasi acara. Jangan lupa!

Penukarannya cuma di hari pelaksanaan, Minggu 31 Mei 2026, mulai pukul 9 pagi sampai 7 malam.

Lokasi penukarannya ada di dua titik:

  • Pintu Kampung Seni Borobudur (KSB).
  • Depan Lapangan Aksobia, area seberang Hotel Manohara.

Syarat penukarannya simpel: Bawa print-out atau softcopy e-voucher yang ada barcodenya. Jangan lupa bawa juga identitas asli (KTP/paspor) yang datanya sesuai waktu pendaftaran dulu.

Festival Lampion Waisak di Borobudur memang selalu dinanti. Lebih dari sekadar atraksi wisata, ini adalah momen refleksi bersama. Sebuah tradisi tahunan di mana harapan-harapan dituliskan, lalu diantarkan ke langit malam dengan cahaya yang tenang dan penuh makna.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar