Jakarta digegerkan oleh sebuah aduan warga yang berujung pada tindakan tegas Gubernur DKI, Pramono Anung. Rabu (15/4/2026) siang, ia secara resmi membebastugaskan Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah. Langkah ini diambil menyusul polemik penanganan keluhan yang dinilai tak serius, bahkan dibalas dengan foto editan Artificial Intelligence.
Tak cuma sang lurah. Dua pejabat lain di kelurahan yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur itu juga kena imbas. Mereka adalah Kepala Seksi Pemerintahan dan Kepala Seksi Ekonomi serta Pembangunan. Semuanya mendapat sanksi yang sama.
“Dari Kasi Ekonomi Pembangunan dan Kasi Pemerintahan, termasuk Lurah Kalisari, kami bebastugaskan,” tegas Pramono.
Ia menjelaskan hal itu usai memimpin pertemuan dengan para petugas PPSU di Taman Ismail Marzuki. “Dibebastugaskan itu artinya dari jabatan yang dia sandang saat ini,” tambahnya, memperjelas status mereka.
Menurut Gubernur, ada tiga orang petugas PPSU yang juga terlibat dalam kasus rekayasa bukti penanganan aduan itu. Mereka sudah mendapat surat peringatan pertama atau SP1. Pramono sudah menemui ketiganya secara personal.
“Dan saya sampaikan ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka kalau memang masih ingin bekerja di DKI Jakarta,” ujarnya. Ancaman pemecatan menganga jika perbuatan serupa terulang.
Bagi Pramono, insiden ini sungguh memalukan. “Memang itu betul-betul mencoreng wajah Jakarta,” katanya dengan nada kesal. Ia bertekad untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Namun begitu, pembebastugasan ini bukan akhir dari segalanya. Pramono menekankan bahwa ini adalah bagian dari proses pembinaan bagi seorang ASN. Pemerintah Provinsi tetap membuka pintu bagi mereka untuk kembali berkarya, tentu saja setelah melalui pembinaan yang dianggap cukup.
Artikel Terkait
Ibu Korban Kebakaran Gedung Kecam Komunikasi PT Terra Drone di Sidang
Penerimaan Cukai Rokok Sulsel Anjlok 16%, Disebabkan Maraknya Rokok Ilegal
Tiga Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone Tolak Jadi Saksi di Persidangan
Dubes UEA Tegaskan Negara Tetap Aman Meski Hadapi Ribuan Serangan Rudal Iran