Trump balik menyerang. Menurutnya, justru sikap Meloni-lah yang tak bisa diterima.
Dia menuduh pemimpin sayap kanan itu abai terhadap ancaman nuklir Iran. Padahal, seperti diketahui, Italia sangat bergantung pada pasokan minyak dari kawasan tersebut. Meski begitu, Meloni tampaknya bersikukuh untuk tidak menarik negaranya ke dalam kancah perang.
Ini cukup menarik. Sejak Oktober 2022, Meloni sejatinya adalah salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa. Dia sering kali berperan sebagai jembatan, mencoba mendamaikan pandangan Amerika dengan kepentingan negara-negara Eropa. Tapi kini, retaknya hubungan ini menunjukkan betapa rapuhnya aliansi di panggung politik global.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Gelar Rapat Khusus Tangani Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Hakim Batalkan Status Tersangka dan Hentikan Penyidikan KPK terhadap Sekjen DPR
DPR Soroti Blokade AS di Selat Hormuz, Peringatkan Risiko Eskalasi Global
Menteri Bappenas Soroti Inovasi Bahan Bakar Sawit dari Kampus untuk Dukung B50