Gubernur DKI Gelar Rapat Khusus Tangani Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu

- Rabu, 15 April 2026 | 06:15 WIB
Gubernur DKI Gelar Rapat Khusus Tangani Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu

Selasa kemarin, Jakarta lagi ramai dengan beberapa kabar. Mulai dari soal ikan sapu-sapu yang bikin pusing, sampai rencana marathon internasional dua tahun ke depan. Buat yang mungkin ketinggalan, ini beberapa berita utama dari ibu kota yang masih menarik untuk disimak ulang.

Rapat Khusus Tangani Ikan Sapu-sapu

Gubernur DKI Pramono Anung bakal segera gelar rapat khusus. Tujuannya satu: membahas penanganan ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan Jakarta. Dia berencana melibatkan seluruh wali kota, kecuali tentu saja Kepulauan Seribu.

"Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu," ujar Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Selasa. "Karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu enggak lah, untuk menangani ini."

Aturan Hak Nama di Halte dan Stasiun

Di sisi lain, Pramono juga sedang menyiapkan aturan yang lebih detail. Kali ini soal hak penamaan atau naming rights untuk fasilitas publik seperti halte bus hingga stasiun kereta. Rupanya, ini jadi perhatian serius untuk dikelola lebih baik.

"Naming rights ini tentunya nanti akan kita buat aturan yang lebih rinci dan detail," katanya menambahkan.

Kolaborasi Planetarium dengan Equator Bonjol

Sementara itu, Wakil Gubernur Rano Karno membuka peluang kerja sama yang cukup unik. Dia mengajak Kawasan Equator Bonjol di Sumatra Barat untuk berkolaborasi dengan Planetarium Jakarta di TIM. Ide ini digulirkan untuk memperkuat edukasi sains dan mengembangkan wisata berbasis pengetahuan.

"Mudah-mudahan ada ruang kerja sama yang bisa dikembangkan, termasuk untuk revitalisasi," harap Rano dalam keterangannya. "Sehingga kunjungan ke kawasan ini semakin menarik dan memberikan nilai tambah dari sisi edukasi."

Jakarta International Marathon 2026

Untuk para pecinta lari, ada kabar gembira. Pemprov DKI memastikan Jakarta International Marathon (JAKIM) akan digelar lagi pada 13-14 Juni 2026. Event berskala internasional yang diinisiasi BTN ini diharapkan bisa jadi pemacu transformasi kota.

Menurut Pramono, ajang seperti ini bisa memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga dan pariwisata, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal. Targetnya jelas: membuat kota lebih hidup dan dikenal dunia.

Syahmudrian Lubis Pimpin Jaya Ancol

Terakhir, ada perubahan di tubuh pengelola Ancol. Syahmudrian Lubis kini resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama baru PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Pengangkatan ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar Selasa kemarin.

Selain soal kepemimpinan baru, RUPS itu juga membahas laporan kinerja tahun 2025, pembagian dividen, serta pergantian anggota dewan direksi. Sebuah transisi kepemimpinan yang berjalan sesuai agenda.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar