MPR RI dan UII Jalin Kerja Sama Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

- Selasa, 14 April 2026 | 21:35 WIB
MPR RI dan UII Jalin Kerja Sama Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Di Yogyakarta, kerja sama baru saja terjalin antara MPR RI dan Universitas Islam Indonesia. Kedua lembaga itu sepakat menandatangani nota kesepahaman, Selasa (14/4/2026) lalu. Acara yang digelar di Ruang Sidang Datar, Gedung Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII ini, juga dirangkai dengan sebuah diskusi bertema penyempurnaan konstitusi.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, melihat kolaborasi ini punya nilai strategis. Terutama untuk mendukung penguatan kajian konstitusi yang sedang digiatkan oleh MPR. Menurutnya, UII punya fakultas yang mumpuni dan pusat studi konstitusi yang relevan.

"Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas konstitusional kami," ujar Siti dalam keterangan tertulisnya.

Ia melanjutkan, ruang kerja samanya tak cuma soal kajian akademik belaka. Bidang kehumasan dan pengembangan fasilitas juga masuk dalam lingkup nota itu. Ambil contoh pengelolaan perpustakaan. Siti menilai perpustakaan UII bisa jadi rujukan bagi MPR untuk menciptakan ruang literasi yang lebih nyaman dan representatif buat masyarakat.

Di sisi lain, ada juga peluang konkret bagi mahasiswa. MPR membuka pintu lebar untuk program magang di lingkungan parlemen. Tak cuma dapat pengalaman kerja, mahasiswa UII juga akan mendapat pemahaman mendalam soal Empat Pilar MPR.

Nah, soal Empat Pilar inilah yang tampaknya jadi perhatian khusus Siti. Ia menekankan, penguatan pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika itu krusial, terutama di kalangan anak muda. Dunia maya yang riuh, menurutnya, justru memperlihatkan sebuah masalah.

"Saya prihatin, masih banyak generasi muda, terutama Gen Z di media sosial seperti TikTok, yang belum paham konsep dasar kebangsaan kita," katanya.

"Generasi Z, termasuk mahasiswa, adalah calon pemimpin bangsa nantinya. Makanya, pemahaman terhadap empat pilar harus terus kita perkuat."

Untuk itulah, MPR gencar melakukan sosialisasi dengan berbagai metode. Salah satu yang dirasa efektif adalah gelaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMA yang kini sudah menjangkau seluruh provinsi. Siti berharap, kerja sama dengan UII ini bisa berjalan langgeng dan bahkan jadi model untuk kolaborasi dengan kampus-kampus lain.

Sementara itu, dari pihak UII, Rektor Fathul Wahid menyambut baik kerja sama ini. Ia menyebutnya sebuah kehormatan.

"Kami sangat antusias. Banyak peluang kolaborasi yang terbuka, mulai dari kajian akademik hingga kesempatan magang bagi mahasiswa," tutur Fathul.

Harapannya, sinergi ini bisa memperkuat kontribusi UII dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui kerja sama dengan MPR RI. Penandatanganan nota kesepahaman sendiri dilakukan langsung oleh Siti Fauziah dan Fathul Wahid, disaksikan oleh sejumlah pejabat dari kedua institusi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar