Rumor kepindahan eks kapten tim nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam, ke Persija Jakarta kembali mencuat ke permukaan, kali ini dipicu oleh satu nama yang dinilai mampu menjadi jembatan dalam rencana transfer tersebut.
Nama yang dimaksud adalah Alexandre Gama, pelatih asal Brasil yang sangat memahami kapasitas dan karakter bermain Asnawi. Apabila skenario ini terwujud, Persija berpotensi besar untuk mengamankan jasa salah satu pemain terbaik Indonesia pada masa kini.
Di tengah proses perburuan pelatih anyar, Persija Jakarta memang tengah menjadi sorotan. Setelah memutuskan untuk berpisah dengan Mauricio Souza, manajemen Macan Kemayoran mulai dikaitkan dengan sejumlah nama pelatih asing yang memiliki rekam jejak mentereng di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Salah satu nama yang paling santer disebut adalah Alexandre Gama. Pelatih berusia 58 tahun itu baru saja mengakhiri masa baktinya bersama klub kasta tertinggi Liga Thailand, Port FC. Situasi ini pun memicu spekulasi mengenai langkah karier selanjutnya, termasuk kemungkinan untuk menukangi klub di Liga 1 Indonesia.
Nama Asnawi Mangkualam ikut terseret dalam pusaran rumor kedatangan Gama ke Persija. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat keduanya memiliki ikatan kerja yang cukup erat selama sama-sama bernaung di Port FC.
Pada musim lalu, Asnawi menjadi salah satu pemain yang secara konsisten mendapat kepercayaan dari Alexandre Gama. Bek kanan tim nasional Indonesia itu nyaris selalu menjadi pilihan utama untuk mengawal sektor pertahanan tim.
Kepercayaan yang diberikan Gama kepada Asnawi membuat banyak pihak menilai bahwa peluang reuni keduanya sangat terbuka lebar apabila sang pelatih benar-benar berlabuh ke ibu kota.
Meski demikian, proses transfer tersebut tentu tidak akan berjalan mulus. Asnawi masih terikat kontrak jangka panjang bersama Port FC hingga 30 Juni 2029. Artinya, Persija harus melakukan negosiasi dengan klub asal Thailand itu jika ingin membawa pulang mantan pemain PSM Makassar tersebut.
Saat ini, Asnawi sendiri masih fokus menjalani pemulihan cedera yang dialaminya menjelang berakhirnya musim kompetisi. Kondisi tersebut membuat masa depannya masih menjadi tanda tanya, termasuk kemungkinan untuk melanjutkan karier di Indonesia.
Alexandre Gama bukanlah nama yang asing di sepak bola Asia Tenggara. Pelatih yang telah berkiprah di Thailand sejak 2014 itu berhasil membangun reputasi sebagai salah satu pelatih asing tersukses di kompetisi Negeri Gajah Putih.
Sejumlah klub besar pernah ditanganinya, mulai dari Buriram United, Chiangrai United, Muangthong United, Lamphun Warriors, hingga Port FC. Tak hanya di level klub, Gama juga pernah dipercaya untuk menangani tim nasional Thailand U-23. Pengalaman panjang itu membuat namanya dianggap layak menjadi kandidat pelatih bagi sejumlah klub besar di kawasan Asia Tenggara.
Berbagai gelar dan prestasi yang diraih selama bekerja di Thailand menjadi alasan mengapa banyak suporter Indonesia berharap dirinya bisa merasakan atmosfer sepak bola Tanah Air.
Usai berpisah dengan Port FC, Alexandre Gama mulai ramai dikaitkan dengan beberapa klub Indonesia. Persija Jakarta menjadi salah satu klub yang paling sering disebut sebagai tujuan berikutnya. Selain Persija, nama Arema FC juga masuk dalam daftar klub yang disebut-sebut tertarik menggunakan jasa pelatih asal Brasil tersebut. Rumor ini berkembang pesat di media sosial, di mana banyak suporter secara langsung menyampaikan harapan agar Gama bersedia melanjutkan kariernya di Indonesia.
Meski namanya terus dikaitkan dengan sejumlah klub, Alexandre Gama akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tawaran resmi yang masuk kepadanya.
“Ya, sekarang saya sedang bebas, tetapi saya belum menerima tawaran resmi apa pun dari klub-klub Indonesia. Banyak orang membicarakannya, tetapi mereka tidak membawa tawaran resmi,” kata Alexandre Gama.
Pernyataan tersebut sekaligus meredam berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, pembicaraan yang beredar sejauh ini masih sebatas rumor dan belum berlanjut ke tahap negosiasi resmi. Meski demikian, Gama mengaku menyadari bahwa namanya sedang menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
“Saya tahu nama saya sedang disebut-sebut di Indonesia karena banyak suporter dari berbagai klub mengirim pesan kepada saya. Namun, seperti yang saya katakan, saya belum pernah menerima tawaran resmi apa pun,” ujarnya.
Pernyataan itu memang belum menjawab secara pasti apakah ia akan melatih di Indonesia atau tidak. Namun, satu hal yang pasti, jika Alexandre Gama benar-benar berlabuh ke Persija Jakarta, peluang reuni dengan Asnawi Mangkualam dipastikan akan semakin terbuka lebar.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-19 Umumkan Skuad Final ASEAN Championship 2026, Didominasi Pemain Persija dan Enam Talenta Abroad
Timnas U-19 Rilis 23 Pemain untuk ASEAN Championship 2026, Diperkuat Enam Pemain Abroad dan Didominasi Persija
Nilai Pasar Jay Idzes Tembus Rp243 Miliar, Kapten Timnas Indonesia Kini Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah Sepak Bola Nasional
Anthony Gordon Resmi ke Barcelona, Ungkap Sudah Belajar Bahasa Spanyol Jauh Sebelum Transfer