Oleh: Ashar
TVRINews, Jambi
Kasus besar sedang dihadapi Polda Jambi. Mereka tengah menyelidiki dugaan peretasan sistem keamanan Bank Jambi, sebuah aksi yang disebut-sebut menimbulkan kerugian fantastis: ratusan miliar rupiah. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih bergantung pada hasil audit forensik digital. Tanpa itu, sulit mengungkap siapa dalang di balik kejahatan canggih ini.
Penyelidikan digenjot. Direktorat Reskrimsus Polda Jambi sudah memeriksa lebih dari dua puluh saksi, dari kalangan internal bank hingga pihak lain yang dianggap terkait. Tujuannya jelas: mengumpulkan petunjuk dan merekonstruksi kronologi peristiwa sejelas-jelasnya.
Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Taufik Nurmandia, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih mendalami laporan resmi dari Bank Jambi.
Artikel Terkait
Tangsel Digital Academy Bekali Siswa dengan Kemampuan Dasar Pengembangan Website
BPA Kejagung Serahkan Aset Rampasan Korupsi ke Jampidsus untuk Mess Pegawai
Proses Hukum Terhenti, Tersangka Kasus Pornografi Meninggal Sebelum Diperiksa
Kemendagri Dorong Tabalong Tingkatkan Kualitas Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi