BUMD Cilegon Kantongi Rp4,2 Miliar dari Sewa Lahan ke Perusahaan China

- Selasa, 14 April 2026 | 09:00 WIB
BUMD Cilegon Kantongi Rp4,2 Miliar dari Sewa Lahan ke Perusahaan China

"Mudah-mudahan ke depan ada kerja sama yang lebih konkret, tidak hanya sementara. Harapannya pelabuhan bisa segera terbangun," harapnya.

Di sisi lain, Direktur Utama PCM, Muhammad Willy, punya pandangan sendiri. Baginya, kerja sama ini adalah kelanjutan dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pemanfaatan aset.

"Ini bukan yang pertama. Sebelumnya juga sudah ada pemanfaatan aset dengan nilai sewa yang kompetitif," kata Willy.

Ia bahkan menyebut nilai sewa dalam kontrak kali ini cukup menggembirakan. Harganya disebut berada di atas pasar kawasan industri, bahkan mendekati dua kali lipat dari nilai appraisal. "Kita tidak ingin berada di bawah harga pasar," tegasnya.

Ke depan, peluang untuk menambah luas lahan atau memperpanjang durasi kerjasama masih terbuka. Semua akan disesuaikan dengan kebutuhan proyek Chengda.

"Saat ini 4 hektare untuk 6 bulan. Tidak menutup kemungkinan bertambah, dengan durasi maksimal sekitar 1 tahun, tergantung target pembangunan pabrik mereka di awal 2027," jelas Willy.

Soal material yang akan disimpan, Willy memastikan itu adalah peralatan dan bahan penunjang pembangunan pabrik. Ia juga menegaskan bahwa aspek keamanan dan lingkungan tetap jadi prioritas.

"Harus aman. Area juga akan dibatasi dengan pagar agar tidak melebar," pungkasnya.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar