"Banyak orang Indonesia, anaknya diberi nama Gagarin, diberi nama Yuri. Banyak, ha-ha-ha..." candanya.
Mendengar pernyataan itu, Putin hanya tersenyum. Rupanya, ucapan Prabowo, terutama soal Paskah, menyentuh sisi lain.
"Kami sangat senang mendengar ucapan selamat hari suci Paskah terutama dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia," kata Putin.
"Negara kami adalah negara multi konvensional. Kami bersama dengan saudara-saudara kami, yang menganut agama-agama yang lain, tetap merayakan semua hari raya agama. Terima kasih."
Pertukaran santun seperti ini, meski terlihat sederhana, jelas punya nuansa tersendiri. Di balik diplomasi yang formal, ada percakapan manusiawi yang mencairkan suasana. Kedua pemimpin itu terlihat nyaman, dan pertemuan pun berjalan lancar sejak pembukaannya.
Artikel Terkait
PM Italia Giorgia Meloni Tegur Keras Komentar Trump Terhadap Paus Leo
Anggota DPR Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Riau, Tekankan Peran Nyata di Masyarakat
Konsul Jenderal RI San Francisco Dorong Diaspora LPDP Berkontribusi dari Karier Global
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Berunding, Jamin Keamanan Selat Hormuz