Seorang driver ojek online ditemukan meninggal di Parung, Bogor, Senin siang lalu. Ia bernama Yugio Firmantara, 51 tahun, warga Bogor Selatan. Menurut keterangan polisi, dugaan kuat penyebabnya adalah sakit yang dideritanya.
Kejadiannya bermula sekitar pukul 1:30 siang. Yugio, yang baru saja selesai mengantar paket, terlihat kelelahan. Ia pun meminta izin pada pemilik sebuah rumah untuk sekadar beristirahat di atas motornya yang diparkir di depan.
Tak lama berselang, tubuhnya terjatuh dari posisi duduk.
"Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan, namun korban telah dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga medis dari klinik setempat," ujar Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, saat dikonfirmasi.
Polisi langsung bergerak cepat setelah mendapat laporan. Mereka mendatangi lokasi, mengumpulkan keterangan para saksi, dan melakukan identifikasi. Upaya penelusuran pun akhirnya berhasil menemukan keluarga almarhum.
Dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali di tubuh korban. Semuanya mengarah pada kondisi kesehatannya yang mungkin sudah terganggu sebelumnya.
Yang menyedihkan, keluarga telah menerima musibah ini. Mereka memilih untuk tidak melakukan autopsi dan meminta jenazah segera disemayamkan untuk dimakamkan. Sebuah akhir yang pilu bagi seorang pekerja lelah yang mengakhiri hari kerjanya dengan cara yang tak terduga.
Kisah Yugio ini, sayangnya, bukan yang pertama. Ia adalah potret lain dari rentannya para pekerja gig di tengah tuntutan hidup yang tak kenal lelah. Sebuah istirahat yang berubah menjadi peristirahatan terakhir.
Artikel Terkait
Asbanda Dorong BPD Tinggalkan Peran Administratif, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Polisi Terbitkan SP3 untuk Rismon Sianipar dalam Kasus Ijazah Jokowi
Polisi Tangkap 10 Tersangka Pengeroyokan Brutal terhadap Kepala Desa di Lumajang
IMX 2026 Gelar Pameran Modifikasi di Kawasan Candi Prambanan