Tak cuma itu. Daerah lain seperti Serdang Bedagai, Labuhanbatu, dan Pematangsiantar juga diajak bergotong royong. Wilayah-wilayah itu dinilai tak terdampak signifikan, sehingga bisa mengulurkan tangan ke Gayo Lues dan Bener Meriah di Aceh.
“Bantulah Rp 25 miliar, Gayo Lues, Bener Meriah, ini. Nah, sudah kami komunikasikan. Kami komunikasikan dan mereka, mereka nggak keberatan. Sudah membuat pernyataan dan mereka akan melakukan mekanisme hibah,” lanjut Tito.
Di sisi lain, langkah ini ditempuh semata untuk mempercepat pemulihan. Pemerintah pusat berharap dukungan penuh agar kebijakan gotong royong fiskal ini bisa berjalan mulus.
“Inilah yang kami sampaikan kepada seluruh kepala daerah yang delapan ini di Sumut, dan juga di Aceh, agar mereka melakukan mekanisme hibah ini. Nah, ini yang kami laporkan juga untuk mohon dukungan dari Komisi II, semata-mata hanya kemanusiaan aja,” tutupnya.
Artikel Terkait
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Diskusi Publik Soroti Kebebasan Sipil dan Tantangan Demokrasi di Indonesia