Soal harga, senjata buatannya dibanderol fantastis. Harganya bervariasi, tergantung jenis dan kerumitannya.
“Untuk harga senjatanya tergantung dengan jenisnya. Untuk beberapa jenis yang rumit seperti jenis pistol itu diperjualbelikan dengan angka sekitar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,” kata Arsya.
Tak cuma pistol. Dia juga merakit senjata laras panjang dengan akurasi yang disebut-sebut sangat tinggi.
“Untuk senjata-senjata senapan laras panjang dengan tingkat akurasi 100 meter itu diperjualbelikan sekitar antara Rp 15 hingga Rp 20 juta,” jelasnya lebih lanjut.
Kini, bisnis ilegal yang dibangun selama dua puluh tahun itu akhirnya runtuh. Ki Bedil harus berhadapan dengan hukum atas perbuatannya.
Artikel Terkait
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Diskusi Publik Soroti Kebebasan Sipil dan Tantangan Demokrasi di Indonesia