Nah, untuk mendukung acara ini, Persija menggandeng beberapa nama besar. Sony, Doss, dan Football Dept hadir memberikan materi yang cukup komprehensif. Tapi yang menarik, penyampaiannya dibuat interaktif, jadi nggak cuma teori melulu.
Ini jelas sebuah terobosan. Di satu sisi, klub memenuhi hasrat publik terhadap sepak bola. Di sisi lain, mereka juga membuka pintu bagi hobi lain yang bisa bersinergi, seperti fotografi. Persija seakan bilang, loyalitas suporter itu bisa diekspresikan dengan banyak cara. Bukan cuma teriakan dari tribun.
Jadi, lewat workshop seperti ini, ikatan antara klub dan komunitasnya jadi makin kuat. Dan itu, bagi banyak orang, sama pentingnya dengan tiga poin di lapangan hijau.
Artikel Terkait
RUU Perlindungan Saksi dan Korban Sepakat Dibawa ke Tingkat Paripurna
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Pertengahan April
Truk Tangki Terguling, Oli Bekas Tumpah dan Macetkan Jalan Kemang-Parung
Perizinan Berbasis Risiko Pacu Lonjakan 1,8 Juta NIB dalam Lima Bulan