Vietnam baru-baru ini mengundang Paus Leo XIV untuk datang. Ini bakal jadi kunjungan bersejarah, lho, kalau benar-benar terwujud. Undangan itu muncul di saat hubungan antara rezim komunis di Hanoi dan Vatikan terasa semakin hangat.
Menurut laporan AFP hari Minggu lalu, media pemerintah Vietnam memberitakan bahwa Ketua Majelis Nasional, Tran Thanh Man, yang menyampaikan undangan resmi itu. Undangan tersebut datang langsung dari Sekretaris Jenderal Partai Komunis sekaligus Presiden Vietnam, To Lam.
Nah, tanggapan Sang Paus pun langsung beredar.
“Paus Leo XIV menyampaikan terima kasih yang tulus dan harapannya untuk mengunjungi negara Asia Tenggara tersebut dalam waktu dekat,”
Begitu bunyi laporan dari Kantor Berita Vietnam. Paus juga disebut berharap bisa 'lebih memperdalam hubungan bilateral' antara kedua pihak.
Memang, hubungan resmi antara Hanoi dan Vatikan terputus sejak 1975, tepatnya setelah Perang Vietnam berakhir. Namun begitu, upaya menjembatani keduanya tak pernah benar-benar padam. Sejak 2009, sebuah kelompok kerja bersama rutin bertemu, mencoba merajut kembali hubungan yang terputus puluhan tahun itu. Kunjungan Paus nanti, jika terjadi, tentu akan menjadi babak baru yang sangat berarti.
Artikel Terkait
Persija Gelar Workshop Fotografi ke-5 di Sela Laga Kandang
Korban Penyekatan Air Keras Tolak Kasusnya Diadili di Peradilan Militer
BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang adalah Sampah Antariksa
Hexindo Gelar RUPSLB Usai Mundurnya Dua Direktur Asal Jepang