Analis: Cak Imin Lebih Berpeluang Maju sebagai Capres Ketimbang Cawapres di 2029

- Minggu, 12 April 2026 | 07:40 WIB
Analis: Cak Imin Lebih Berpeluang Maju sebagai Capres Ketimbang Cawapres di 2029

“Pertama, ada efek coattail di Pemilu Legislatif. Ini sudah terbukti di 2024 lalu, suara PKB naik. Kedua, ini jadi batu loncatan yang bagus buat Cak Imin sendiri untuk kembali maju di 2034. Dan ketiga, tentu saja, ini meningkatkan marwah dan wibawa politik PKB serta sang ketum,” jelas Adi kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).

Di sisi lain, langkah PKB ini dinilai sudah berada di jalur yang tepat. Apalagi sekarang presidential threshold sudah dihapus berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. Jalan menuju pencalonan jadi lebih terbuka.

“Belum lagi, basis pemilih PKB itu kuat. Bertumpu pada Nahdlatul Ulama, ormas Islam terbesar di Indonesia. Itu aset politik yang sangat besar,” kata Adi menambahkan.

Pada akhirnya, Adi menilai Cak Imin justru lebih mudah menjadi capres ketimbang cawapres. PKB seolah sudah memegang ‘boarding pass’ untuk menerbangkan Cak Imin, tanpa ada saingan berarti di internal partai. Semuanya tampak sudah siap.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar